PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Pandeglang mencatat telah melakukan lelang paket pekerjaan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) sebanyak 157 paket pekerjaan di Kabupaten Pandeglang. Sebanyak 157 paket tersebut merupakan hasil usulan dari organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pandeglang.
Menurut Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Pandeglang Ade Taufik, lelang paket pengerjaan tahun anggaran 2023 sudah selesai.
“Total ada sebanyak 157 paket pekerjaan yang dilelangkan. Dengan nilai anggaran sebesar Rp110 miliar,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selular, Kamis, 23 November 2023.
Ade menjelaskan, saat ini pihaknya belum menerima lelang paket tambahan. Jadi menjelang akhir tahun anggaran 2023 ini belum ada OPD yang mendaftarkan lelang pekerjaan.
“Terakhir itu yang kami terima yang paket pekerjaan bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Banten. Kaitan pengerjaan paket perbaikan jalan, dan jembatan,” katanya.
Ketika ditanya, apakah ada paket pengerjaan tidak terserap atau gagal lelang, Ade Taufik menjelaskan, semua paket pengerjaan sudah selesai lelang. Hanya saja mungkin dari paket dilelangkan ada yang pengerjaannya belum selesai.
“Seperti halnya paket pekerjaan bersumber dari bankeu (bantuan keuangan). Masih ada dalam tahap penyelesaian pengerjaan karena memang lelang menjelang akhir tahun,” katanya.
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pandeglang Ade Juliansah mengatakan, paket pengerjaan bankeu senilai Rp20 miliar.
“Untuk paket pengerjaan tiga buah jembatan dan 13 ruas jalan. Secara konstruksi untuk 13 ruas jalan sudah 100 persen dan 3 jembatan masih dalam proses pembangunan kurang lebih sudah 90 persen konstruksi sudah terbangun,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Aas Arbi











