SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang santri tewas terlindas truk di Jalan Raya Syekh Nawawi Al-Bantani, Kampung Gelam, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Selasa malam, 23 Januari 2024.
Kecelakaan yang menyebabkan remaja berinisial AM (14), warg Cigondang, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, itu tewas terjadi sekira pukul 20.00 WIB. Saat kejadian, korban memaksa menumpang truk tronton dengan naik ke bagian tanduk bumper depan.
Tiba di lokasi kejadian, korban melompat dari truk tronton setibanya ditempat kejadian tanpa sepengetahuan pengemudi, RA (29). Nahas saat melompat tersebut, korban terlindas ban kanan truk tronton yang dikemudikan warga asal Kampung Cipanjalu, Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung.
Akibatnya, korban tewas di lokasi kejadian dan dievakuasi petugas kepolisian ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Dradjat Prawiranegara, Kota Serang.
Kasat Lantas Polresta Serang Kota Kompol Try Wilarno saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Kecelakaan tersebut terjadi saat truk tronton melaju dari arah Palima menuju Parung, Pakupatan.
“Kecelakaan tersebut terjadi semalam sekira pukul 20.00 WIB. Korban meninggal dunia setelah melompat dari truk tronton yang melaju dari Palima menuju Parung, Pakupatan,” katanya, Rabu 24 Januari 2024.
Try mengungkapkan, pada saat korban melompat, pengemudi truk tronton tidak mengetahuinya. Kondisi tersebut membuat korban sempat terseret. “Korban ini terlindas dan sempat terseret,” ujar Try didampingi Kasubnit Gakkum Satlantas Polresta Serang Kota Ipda Achmad Adi Ardiyanto.
Kecelakaan tersebut saat ini masih dalam penanganan Satlantas Polresta Serang Kota. Kendaraan yang melindas korban saat ini telah diamankan dan berada di Mapolresta Serang Kota. “Untuk korban telah dievakuasi ke rumah sakit. Terkait dengan kendaraan sudah diamankan di Kantor Unit Gakkum Satlantas Polresta Serang Kota,” tuturnya.
Reporter: Fahmi
Editor: Aas Arbi











