SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemilih disabilitas di Kota Serang pada Pemilu 2024 mengalami kenaikan cukup drastis.
Tahun 2024, pemilih disabilitas yang berada di Kota Serang mencapai 1.400 orang. Angka tersebut mengalami kenaikan cukup tinggi, sekitar 100 persen dibandingkan pada Pemilu 2019 yang sekitar 400 orang.
Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia pada KPU Kota Serang, Ade Jahran.
“Kota Serang disabilitas 1.400 lebih di semua kecamatan. Kalau di tahun 2019 hanya 400, naik drastis,” ujarnya, Senin, 12 Februari 2024.
Ade menuturkan, KPU Kota Serang mempersilakan pemilih disabilitas untuk didampingi ketika ingin menggunakan hak suaranya di TPS.
“Untuk pemilih disabilitas kami memperkenankan untuk didampingi ketika ingin melakukan pencoblosan nantinya,” katanya.
Akan tetapi, kata Ade, pendamping tersebut harus sudah ada persetujuan saksi dan pengawas Pemilu. Kemudian, mereka juga harus menandatangani surat pernyataan yang berisi janji tidak membocorkan hasil memilih kepada pihak manapun.
“Buat surat pernyataan tidak membocorkan ke siapa memilih, dan dicatat sebagai kejadian khusus,” tuturnya.
Ade menjelaskan, tak semua orang dapat ditunjuk sebagai pendamping disabilitas untuk memilih. Sebab, kriteria pendamping itu seharusnya dari anggota keluarga terdekat.
“Yang ditunjuk oleh dia (pemilih disabilitas) kami sarankan keluarga. Enggak boleh penyelenggara, saksi, pengawas,” jelasnya.
Selain itu, kata Ade, untuk pemilih yang tidak mampu datang ke TPS diberikan perhatian khusus. Petugas KPPS akan mendatangi para pemilih tersebut dengan membawa surat suara beserta alat penunjang lainnya.
“Petugas KPPS boleh mendatangi ke rumahnya atas persetujuan saksi dan pengawas. Membawa surat suara, pencoblosan, bantalan, absen dimasukkan ke dalam plastik berwarna gelap,” katanya.
Ade mengatakan, saat berlangsungnya proses pemilihan, para pendamping dilarang melakukan intervensi kepada pihak yang didampingi.
“Enggak boleh (mengintervensi), misal ke pendamping saya mau milih X, ya si pendamping tidak boleh membocorkan,” ujarnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











