SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan menggencarkan operasi pasar untuk menekan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok jelang Ramadan.
Operasi pasar tersebut dilakukan di setiap pasar yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Serang.
Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang, Yudi Suryadi, mengatakan bahwa Pemkot Serang saat ini tengah menggecarkan operasi pasar di sejumlah titik untuk mengantisipasi kenaikan harga.
“Kami melakukan operasi pasar di sejumlah titik. Kemarin kan ada kelangkaan beras katanya, maka kami melakukan operasi pasar,” ujarnya, Kamis, 22 Februari 2024.
Yudi mengaku, saat ini cadangan beras di Kota Serang masih terbilang aman untuk enam bulan ke depan. Cadangan beras tersebut tersimpan di Bulog Sub Divre Serang.
“Kemarin laporan terakhir dari rapat TPID tingkat pusat dan laporan dari Bulog bahwa cadangan beras untuk enam bulan ke depan aman,” katanya.
Sehingga, kata Yudi, Kota Serang tidak khawatir untuk kehabisan beras jelang menghadapi puasa, maupun Idul Fitri.
“Artinya untuk menghadapi bulan puasa dan Lebaran, cadangan masih ada. Sebelum puasa juga akan ada gerakan kembali dari OPD terkait, seperti gerakan pangan murah dan operasi pasar,” tuturnya.
Selain itu, dijelaskan Yudi, Pemkot Serang ingin mengandalkan barang dari daerah sendiri, dan tidak terlalu mengandalkan pasokan dari luar Kota Serang.
“Kita juga tidak ingin mengandalkan barang dari luar, karena Kota Serang memiliki potensi. Seperti Bawang merah kemarin di wilayah Kasemen, dan kalau cabai itu di Kecamatan Walantaka,” ucapnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











