LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Bencana alam kembali terjadi. Empat rumah milik warga di Kampung Cisaat, Desa Mekarjaya, Kecamatan Pangarangan, Kabupaten Lebak, rusak terkena tanah longsor pada Jumat, 8 Maret 2024.
Warga Desa Mekarjaya, Agung mengatakan, bencana alam tersebut dampak intensitas hujan tinggi yang terus terjadi di wilayah Panggarangan dan sekitarnya.
Tanah longsor terjadi sekira pukul 07.00 WIB, pasca hujan deras.
“Pasca hujan deras, total ada empat rumah rusak karena diterjang material longsor yang berjatuhan ke rumah warga,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu, 9 Maret 2024.
Dijelaskan Agus, kronologi kejadian berawal dari tembok penahan tanah (TPT) longsor di salah satu rumah warga roboh dan menimpa tiga rumah di bawahnya, sehingga empat rumah rusak.
“Jadi temboknya longsor akhirnya menimpa rumah, hingga mengalami kerusakan pada bagian atap dan tembok rumah,” ujarnya.
Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak tercatat, empat rumah yang mengalami kerusakan adalah rumah milik Urip, rumah milik Ade, rumah milik Samsu, dan rumah milik Jardi. Semuanya merupakan warga Kampung Cisaat.
Dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa. Semua pemilik rumah selamat dari peristiwa nahas tersebut.
Diketahui curah hujan di Kecamatan Panggarangan cukup ekstrem, mencapai 240 milimeter per detik.
Sementara Itu, Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, saat ini sudah berkoordinasi dengan relawan di kecamatan untuk melakukan peninjauan ke lokasi.
“Kami sudah berkoordinasi dengan relawan untuk melakukan pendataan dan pengiriman logistik bantuan sementara,” ucap Febby saat dihubungi.
Saat ini, katanya, kondisi yang sama terjadi di beberapa kecamatan di wilayah Lebak Selatan. Kondisi tersebut karena dampak cuaca ekstrem.
“Kepada warga tetap berhati-hati dan waspada, karena saat ini sedang terjadi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Banten,” tukasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











