SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Belasan ribu tenaga honorer non aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dipastikan tidak akan mendapatkan tunjangan hari raya alias THR.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten Rina Dewiyanti mengatakan, sebagai penganti THR, Pemprov Banten telah menyiapkan honorarium tambahan.
“Tenaga non ASN tetap mendapatkan tunjangan, tapi bukan THR. Namun honorarium tambahan namanya sebagai penganti THR,” ujar Rina, Selasa 19 Maret 2024.
Anggaran honararium pengannti yang disiapkan pun tidak sedikit, yakni mencapai Rp25.560.800.000 untuk 11.737 honorer termasuk guru di dalamnya.
“Insya Allah tanggal 28 Maret honarorium penganti ini sudah cair,” ucapnya.
Sedangkan lanjut Rina, alokasi THR dan gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara (ASN) dan PPPK di lingkungan Pemprov Banten mencapai Rp220.218.637.201.
“ASN ada sebanyak 10.617 orang, termasuk PPPK di dalamnya. Uang itu akan diterima langsung ke rekening masing-masing,” imbuhnya.
Sementara, Ketua Forum Tenaga Honorer Banten Taufik Hidayat menyambut baik akan alokasi honarium atau penghasilan tambahan yang dianggarkan oleh Pemprov Banten kepada belasan ribu tenaga honorer di Banten.
“Alhamdulillah Pak Pj Gubernur tahun ini mengalokasikan tambahan penghasilan atau THR untuk kawan-kawan honorer yang di alokasikan dari APBD provinsi Banten. Tambahan penghasilan ini sangat di butuhkan di saat seperti ini, di tengah-tengah mahalnya kebutuhan pokok, apalagi THR ini diberikan untuk dibelanjakan pada saat nanti menjelang hari raya Lebaran,” ujar Taufik.
Dirinya berharap penghasilan ini dapat dicairkan satu minggu sebelum Idul Fitri. Sebab, ia mengaku, penghasilan sangat membantu perekonomian kawan-kawan honorer.
“Sekali lagi kami atas nama honorer mengucapkan terimakasih atas kepedulian Bapak PJ Gubernur atas diberikannya tambahan penghasilan satu kali gaji untuk kawan-kawan honorer di Provinsi Banten,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi











