TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – PT Bahana Sukses Travel (BST) Group menggelar acara buka bersama dengan para mitranya di Fame Hotel Gading Serpong, Kota Tangerang, Sabtu, 30 Maret 2024.
Acara ini dihadiri para mitra dan cabang BS Travel dari berbagai daerah, dari Banten maupun luar Banten.
Direktur BST Group, Wawan Suhada, mengatakan, bulan Ramadan tidak hanya menjadi momen untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan melalui tradisi buka bersama atau yang akrab disebut bukber.
Tradisi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Indonesia, di mana orang-orang berkumpul untuk berbuka puasa bersama-sama.
“Bukber ini kita gelar sebagai ajang silaturahmi para mitra BST Group, dengan harapan para mitra semua dapat selalu menjaga silaturahmi dan kekompakan. Sebab, kebersamaan sendiri pastilah membawa kebekahan bagi kita semua. Dalam acara ini juga memberikan apresiasi kepada para mitra yang berprestasi,” kata Wawan.
Dalam acara itu, BST juga me-lauching produk baru, yakni program umrah dengan keberangkatan pada bulan Agustus-September 2024. Terdapat dua program yang pihaknya tawarkan.
Yakni, program umrah awal musim 12 hari senilai Rp 25,7 juta dan program umrah selama sembilan hari dengan harga mulai Rp 24,2 juta.
Kedua program itu menawarkan layanan ekslusif umrah kepada para jemaah.
“Alhamdulillah kita selalu mengedepankan pelayanan dan kepuasan dari jemaah. Dan terbukti berdasarkan survei tingkat kepuasaan jemaah terhadap program umrah kami itu mencapai 98 persen,” ujarnya.
Dikatakannya, BST Group telah meraih verifikasi ISO 9001 2015 yang menjami kualitas manejemen mutu dari BST Group dalam setiap perjalanan travelnya.
BST Group juga akreditasi sebagai perusahaan travel dengan akreditasi A dari Kementerian Agama RI.
Akreditasi itu dinilai sulit untuk didapatkan, karena hingga kini hanya terdapat 50 travel di Indoensia yang meraihnya.
“Kita juga pada tahun 2023-2024 ini zero delay, yang artinya dari 178 grup yang diberangkatkan dengan 5.000 jemaah lebih tanpa adanya delay atau keterlambatan. Karena tadi, kami mengedepankan pelayanan dan kepuasan jemaah yang jadi tamu Allah di tanah suci lebih dari apa pun,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











