LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Petugas Pemadam Kebakaran pada Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lebak harus bekerja keras untuk memadamkan api yang membakar rumah Suryana (80), warga Kampung Baros, Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Sabtu, 30 Maret 2024.
Petugas Damkar Lebak, Ade Apriyadi, mengatakan kronologi sekira pukul 19.45 WIB. Berdasarkan informasi dari warga, saat kejadian korban sedang melaksanakan shalat tarawih.
Melihat rumah yang terbakar, korban dan beberapa warga berhamburan keluar untuk melakukan upaya pemadaman.
Namun, Ade melanjutkan, karena api cepat membesar dan sulit dikendalikan, sehingga warga langsung menghubungi petugas Damkar Lebak.
Sekira pukul 20.00 WIB, dua unit mobil Damkar dan satu unit mobil tangki air diterjunkan ke lokasi.
“Mengatasi kebakaran, kami kerahkan dua unit mobil Damkar untuk melakukan pemadaman. Ditambah lagi, satu unit mobil tangki air,” kata Ade kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 31 Maret 2024.
Ia menyebutkan, sesampainya di lokasi kebakaran, petugas Damkar langsung memadamkan api dengan dibantu warga setempat. Dua jam kemudian api berhasil dipadamkan.
“Tidak ada korban dalam musibah kebakaran di Baros. Untuk kerugian mencapai puluhan juta. Namun, kita belum bisa pastikan jumlahnya, karena harus dihitung terlebih dahulu,” ujarnya.
Terkait penyebab kebakaran, Ade mengungkapkan, dugaan sementara api berasal dari hubungan arus pendek listrik di rumah korban.
“Iya, keterangan dari saksi, kebakaran diduga akibat korsleting listrik,” ujar Ade.
Ade juga mengimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap ancaman kebakaran. Periksa kembali jaringan listrik sebelum meninggalkan rumah. Hal itu sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran.
“Kita minta warga tetap waspada. Karena musibah bisa datang kapan pun,” imbaunya.
Dede, warga Warunggunung, menyampaikan dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa.
“Alhamdulillah pemilik rumah selamat semuanya, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah akibat dampak dari kebakaran,” tandasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











