LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat 158 rumah terdampak banjir di Kecamatan Rangkasbitung dan Sajira terdampak karena luapan sungai Cijoro dan Cilaki, Minggu 14 Februari 2024.
Ratusan rumah terdampak parah yakni tersebar di Kampung Cipendeuy, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung dan tiga desa lainnya di Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak.
Kepala BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan banjir luapan sungai terjadi paska hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Lebak dalam kurun waktu cukup lama.
“Akibatnya Sungai Cilaki di Kecamatan Sajira meluap dan merendam warga. Kalau di Rangkasbitung itu akibat luapan Sungai Cijoro,” kata Febby saat dihubungi, Senin 15 April 2024.
Disampaikan Febby, banjir yang merendam tak berlangsung lama dan tidak mengakibatkan para pemilik rumah mengungsi.
“Nggak sampe mengungsi, sekarang warga lagi bersih-bersih karena air sudah mulai surut, relawan juga di lokasi membantu evakuasi masyarakat,” ucapnya.
Lebih jauh Febby menyebutkan jika saat ini pihaknya juga masih melakukan pendataan terhadap beberapa korban banjir di beberapa kecamatan. “Relawan saat ini masih melakukan pendataan untuk data pastinya,” tuturnya.
Sementara itu, Nandar warga Kampung Cihiang menyebutkan setiap sungai meluap rumah akan terendam banjir. Kondisi tersebut sering terjadi namun warga tidak sampai mengungsi karena banjir tidak terlalu tinggi.
“Alhamdulillah warga tidak mengungsi banjir sudah agak surut, paling nanti membersihkan rumah dari air banjir yang masuk ke dalam rumah,” tandas Nandar. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











