CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Bakal Calon Walikota Cilegon dari Partai Golkar Robinsar membeberkan strategi untuk mengatasi persoalan pengangguran di Kota Cilegon.
Selasa, 14 Mei 2024, Robinsar menyampaikan pandangannya ikhwal kondisi pengangguran di Kota Cilegon yang notabene dikenal sebagai kota industri.
Keberadaan industri di Kota Cilegon nyatanya belum mampu menekan angka pengangguran.
Hal itu menurut Robinsar bukan sepenuhnya kesalahan industri dan juga masyarakat di Kota Cilegon.
Robinsar mengaku mempunyai strategi agar sumber daya manusia (SDM) di Kota Cilegon bisa terserap oleh industri yang ada.
Agar SDM di Kota Cilegon bisa terserap industri, strategi yang bisa dilakukan adalah meng-upgrade Balai Latihan Kerja atau BLK berbasis kebutuhan industri.
BLK, lanjut Robinsar, harus disesuaikan dengan kebutuhan industri, sehingga outputnya jelas dan terukur.
“Itu dari sisi BLK. Dari sisi lainnya adalah mengupayakan beasiswa full sarjana yang sasarannya adalah masyarakat tidak mampu dan orang-orang berprestasi. Beasiswa full sarjana tuh maksudnya biaya kuliah full dicover oleh pemerintah, bukan hanya klaim semata,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini digembar-gemborkan beasiswa full sarjana tapi kenyataannya tidak demikian. Beasiswa yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhan biaya kuliah.
“Kalau biaya kuliah sampai selesai itu misalnya 10 juta, maka pemerintah memberikan 10 juta sesuai kebutuhan, bukan setengah atau seperempatnya saja. Itu bukan beasiswa full sarjana namanya,” kata dia.
Disinggung terkait pencalonannya di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Robinsar mengaku bahwa pencalonan dirinya merupakan kebijakan partai yang menaunginya yakni Partai Golkar Kota Cilegon.
“Semuanya kebijakan partai. Selama diberikan amanah saya siap menjalankannya. Saya mohon doa dari rekan-rekan wartawan semuanya ya,” pungkasnya.(*)
Editor: Bayu Mulyana











