SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Hari pertama penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA, SMK, dan SKh negeri di Banten tahun pelajaran 2024/2025, Pj Gubernur Banten Al Muktabar monitoring ke sekolah. Sekolah yang pertama dimonitoring adalah SMAN 6 Kota Serang. Kemudian dilanjutkan ke SMAN 1 Kota Serang dan terakhir SMAN 2 Kota Serang.
Saat monitoring, Al didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Tabrani, Plt Inspektur Provinsi Banten Usman Asshiddiqi Qohara, dan Sekretaris Dindikbud Banten M Lukman.
Dari empat jalur PPDB tingkat SMA negeri, Al fokus terhadap jalur zonasi. Al mengingatkan pihak sekolah untuk betul-betul melakukan verifikasi terhadap berkas yang disampaikan.
Setelah memonitor ketiga sekolah itu, Al mengaku, untuk platform digital tidak ada problem. “Dan itu sangat mendasar. Jangan sampai pada saat pukul 00.00 aplikasi hang. Tapi hingga siang ini semua berjalan dengan normal. Kemudian kita cek langsung,” ujar Al, Rabu, 19 Juni 2024.
Ia berharap tidak ada kendala sampai terakhir PPDB. “Kepsek akan menanggungjawab seluruh proses teknis lebih lanjut dan semua sudah sesuai peraturan perundang-undangan,” tegas Al.
Sementara itu, Kepala Dindikbud Provinsi Banten Tabrani mengatakan, Tabrani mengatakan, dari tiga sekolah yang dimonitoring Pj Gubernur, tidak ada kendala dalam pelaksanaan PPDB secara online yang terintegrasi sejak pukul 00.00 WIB sampai 11.44 WIB. “Belum ada kendala,” tegasnya.
Namun, karena aplikasi pihaknya tidak bisa memprediksi. “Kadang-kadang ada trouble, hingga kita minta masing-masing sekolah membuat help desk,” terangnya.
Tabrani mengatakan, help desk itu diperuntukkan bagi masyarakat yanh memiliki kendala teknis di rumah, seperti tidak ada internet maupun perangkat. “Ini bisa datang ke sekolah dan dibantu oleh operator untuk mendaftar, bukan dibantu masuk,” tegas mantan Kepala Dindikbud Kota Tangerang ini.
Editor : Merwanda











