LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Dalam video viral yang diunggah di Instagram Infolebakbanten memperlihatkan puluhan pelajar diduga dari sekolah yang berbeda melakukan tawuran di Jalan Raya Rangkasbitung – Pandeglang. Tepatnya di Kampung Umbulan, Desa Mekaragung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Rabu 31 Juli 2024.
Alif Fadilah warga Desa Mekaragung membenarkan kejadian tersebut, yang terjadi sekira pukul 14.00 WIB. Saat peristiwa tawuran dirinya sedang nongkrong di depan rumah makan yang berada di samping jalan.
“Jadi tiba-tiba saja ada segerombolan pelajar datang dari arah Rangkasbitung, dan segerombolan pelajar lagi datang dari arah Pandeglang,” kata Alif kepada wartawan, Rabu 31 Juli 2024.
Dalam kejadian tersebut, mengerikannya dua kelompok membawa senjata tajam (sajam) jenis samurai. Kedua kelompok saling serang yang diduga salah satu sekolah SMK di Rangkasbitung dan Warunggunung.
Kejadian tersebut berlangsung tidak lama, dua kelompok langsung membubarkan diri. Dalam kejadian menurut informasi yang dihimpun warga, tidak ditemukan pelajar yang terluka.
“Tepat di depan rumah makan kedua gerombolan pelajar tersebut bentrok dan saling serang dengan menggunakan senjata tajam,” ujarnya.
Sementara itu, Levi warga warunggunung, mengungkapkan diperkirakan sekitar ada 20 pelajar lebih yang terlibat tawuran, kayanya dari SMK Rangkasbitung dan SMK Warunggunung.
“Aksi tawuran tidak berlangsung lama, dan tidak ada korban jiwa dalam aksi tawuran. Hanya saja arus lalulintas dari arah Rangkasbitung ke Pandeglang, maupun sebaliknya mengalami kemacetan karena takut untuk melintasi,” terangnya.
Ia berharap, agar pihak kepolisian sering kali berpatroli untuk di Jalan Rangkasbitung-Pandeglang mengantisipasi aksi tawuran terulang lagi.
“Semoga saja polisi bisa mengamankan para pelajar yang melakukan tawuran, karena bukan hanya membahayakan dirinya tapi juga membahayakan para pengendara lainnya,” tandasnya. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi










