SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan, daerah yang menjadi titik rawan pemilu yaitu daerah yang lebih dari tiga pasangan calon kepala daerah.
Untuk itu, ia mengimbau Panwascam dan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) khsusunya wilayah Kabupaten Pandeglang dan Kota Tangerang harus mempersiapkan diri lebih baik lagi.
“Karena kita punya pengalaman PSU (Pemilihan Suara Ulang-red) di Banten agar tidak terjadi lagi pada Pilkada serentak 2024 ini,” ujar Rahmat pada acara Semarak Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 di Alun-alun Barat Kota Serang, Sabtu, 31 Agustus 2024.
Ia mengimbau kepada seluruh Panwascam dan TKD se Provinsi Banten bahwa daerah yang menjadi titik rawan pemilu yaitu daerah yang lebih dari tiga calon kepala daerah.
Sehingga para panitia pengawas baik kecamatan maupun kelurahan/desa untuk dapat mempersiapkan diri lebih baik lagi agar pengalaman PSU yang pernah terjadi sebelumnya tidak terulang kembali.
Meskipun begitu, daerah dengan dua pasangan calon juga harus menjadi perhatian karena head to head.
Kata dia, dalam pengawasan Pilkada terdapat dua hal yang benar-benar harus dijalankan secara konsisten oleh Bawaslu bersama Panwascam dan PKD yaitu mencegah dan menindak terjadinya pelanggaran Pilkada serentak 2024.
“Tugas kita sebagai pengawasan ada dua hal yaitu mencegah dan menindak. Saya ucapkan selamat bertugas, selamat mengawasi. Bersama rakyat kita awasi pemilu dan bersama Bawaslu kita tegakkan keadilan Pemilu,” tegasnya
Ketua Bawaslu Provinsi Banten Ali Faisal mengatakan, kegiatan Semarak Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 ini dirangkaikan dengan jalan sehat yang dimulai dari kantor Bawaslu Provinsi Banten dan berakhir di Alun-alun Barat Kota Serang. Kemudian dilanjutkan dengan launching pengawasan bersama seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota, Panwascam, dan TKD se Provinsi Banten.
“Jadi hari ini kita berkumpul dalam rangka silaturahmi dan menyampaikan kepada publik bahwa kesiapan Bawaslu dalam menyelenggarakan Pilkada serentak 2024 di Provinsi Banten sekaligus kita lakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait tahapan-tahapan yang sedang dan akan dilakukan Bawaslu terhadap penyelenggaraan Pilkada,” terangnya.
Pada kesempatan itu, ia menekankan kepada seluruh Panwascam dan TKD se Provinsi Banten untuk menjaga netralitas dan tepat independen.
“Kegiatan ini juga kami Bawaslu Provinsi Banten memberikan arahan, penekanan dan atensi kepada seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota, Panwascam dan TKD terkait dengan netralitas dan harus menjaga independensi,” tegasnya.
Editor: Abdul Rozak











