PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kunjungan wisata di Gunung Karang mengalami turun-naik dalam waktu belakangan ini.
Untuk mengatasi hal ini, pihak pengelola Kampung Korea merencanakan berbagai kegiatan baru guna meningkatkan daya tarik dan mendorong kunjungan wisata di wilayah tersebut.
Obyek wisata di kawasan Gunung Karang yang terletak di Kampung Kalapasan, Desa Pasir Peuteuy, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, memiliki tiga objek wisata yakni Lembur Kula, Kampung Korea, dan Saung Biru. Namun, saat ini Lembur Kula terpaksa ditutup akibat minimnya jumlah pengunjung, sementara Kampung Korea dan Saung Biru masih beroperasi.
Uus Sutia, pemilik Kampung Korea mengungkapkan, pihaknya berencana melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan daya tarik objek wisata yang dikelolanya. Hal ini bertujuan untuk kembali memajukan sektor pariwisata di kawasan Gunung Karang.
“Kami akan melakukan berbagai pembaruan untuk mengoptimalkan potensi wisata di Gunung Karang. Memang ada penurunan kunjungan, terutama setelah pandemi Covid-19,” ungkap Uus, Senin, 16 September 2024.
Menurutnya, salah satu kendala utama adalah kondisi akses jalan yang sangat buruk menuju kawasan tersebut.
“Akses jalan ke Gunung Karang saat ini tidak hanya rusak, tetapi benar-benar hancur. Ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah, baik Kabupaten Pandeglang maupun Provinsi Banten,” tuturnya.
Uus menekankan pentingnya kolaborasi antara pengelola objek wisata dan pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan pariwisata di kawasan Gunung Karang.
“Potensi wisata di Gunung Karang sangat luar biasa dan merupakan aset berharga bagi Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.
Dijelaskannya, pihaknya berupaya berinovasi untuk memajukan wisata di Gunung Karang dengan menciptakan brand baru. Brand ini diharapkan bisa menonjolkan aspek ramah lingkungan dan ramah anak dari destinasi wisata tersebut.
Dia berharap, ke depannya, sektor pariwisata di Gunung Karang bisa lebih bersinergi dengan pemerintah setempat. Tujuannya untuk memberikan semangat baru bagi para pengelola wisata setempat.
“Ada semangat baru untuk meramaikan wisata di Gunung Karang. Kami berharap pemerintah daerah bisa segera memperbaiki akses jalan, karena hal itu sangat vital untuk pengembangan pariwisata di kawasan ini,” tandasnya.
Editor : Merwanda











