SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kartiko (41) sopir truk asal Kelurahan Fajar Asri, Kecamatan Seputih, Kabupaten Lampung Tengah yang menjadi korban perampokan disertai pembunuhan sempat memfoto dan mengirim foto kedua orang terduga kuat sebagai pelaku.
Foto tersebut dikirim korban dalam WhatsApp Grup. “Sempat foto dan kirim ke WhatsApp Grup,” ujar Kapolsek Kasemen, AKP Nurhaedin, Selasa 24 September 2024.
Kapolsek mengatakan, korban mengirim foto terduga kuat pelaku tersebut untuk memberitahukan bahwa ada dua orang yang menumpang di truknya. “Korban ngasih tahu kalau ada yang numpang,” ujarnya.
Kapolsek menjelaskan, kedua penumpang tersebut ingin ikut ke Jakarta. Namun dalam perjalanan, korban dihabisi dengan senjata tajam. “Banyak ya (luka tusuk terhadap korban-red), ada di bagian kepala, kening, dada kiri kanan, perut. Kemudian, paha kiri kanan dan perut kiri kanan,” ungkapnya.
Usai pembunuhan tersebut, jasad korban dibuang di pinggir Jalan Tol Tangerang – Merak tepatnya di KM 77B, Kasemen, Kota Serang. Jasad korban tersebut ditemukan pada Sabtu sore, 21 September 2024.
“Korban ditemukan sekira pukul 16.00 WIB. Oleh petugas patroli jalan tol, penemuan jasad korban itu dilaporkan ke petugas PJR Tol Mabes Ciujung dan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten,” kata Kapolsek.
Usai olah tempat kejadian perkara (TKP) jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Banten untuk keperluan autopsi. “Jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara,” ujar Kapolsek.
Kapolsek mengungkapkan, saat ditemukan mayat tersebut tanpa identitas. Identitas mayat tersebut terungkap setelah rekannya mendapat kabar terkait penemuan mayat di lokasi dan menghubungi RS Bhayangkara Polda Banten. “Dari keterangan rekan korban ini identitasnya terungkap,” ujar perwira pertama Polri ini.
Kapolsek juga mengungkapkan, dari keterangan rekannya tersebut, korban diketahui berangkat dari Lampung Selatan (Lamsel) menuju Jakarta. Korban membawa truk muatan gula seorang diri. “Korban berangkat sendiri, bawa muatan gula,” katanya.
Kanit Reskrim Polsek Kasemen, Ipda Najibullah menambahkan pihaknya belum mengetahui lokasi korban dieksekusi. Sebab, pelaku belum ditangkap. “Kalau TKP penemuan mayat dekat Tol Serang Barat, wilayahnya itu masuk Kasemen,” ujarnya.
Najibullah mengatakan, usai menghabisi nyawa korban, pelaku melarikan diri dengan membawa truk beserta muatannya. Pelaku kabur dengan melalui jalan tol. “Enggak keluar jalan tol Serang Barat (truk-red),” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Najib ini mengungkapkan, pihaknya bersama petugas Satreskrim Polresta Serang Kota masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. “Kita gabungan (mengungkap kasus-red), doakan mudah-mudahan kasus ini cepat terungkap,” pintanya kepada wartawan Radar Banten.
Editor: Abdul Rozak










