PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Airin Rachmi Diany dan Ade Sumardi, menjadikan isu konektivitas pembangunan sebagai agenda utama dalam kampanyenya.
Pasangan nomor urut 1 di Pilgub Banten 2024 itu akan memprioritaskan pembangunan secara merata.
Hal itu disampaikan Airin Rachmi Diany usai menghadiri acara penguatan pengurus Partai Golkar di Dapil 6, di Wisma Baitul Hamdi, Desa Alaswangi, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Rabu, 2 Oktober 2024.
Airin berencana akan mengaktifkan kembali rel kereta api yang menghubungkan Rangkasbitung–Pandeglang sebagai bagian dari upaya meningkatkan sektor ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.
Reaktivasi rel itu juga diharapkan dapat memperlancar aksesibilitas antarwilayah, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi di Banten.
Airin mengungkapkan bahwa ia menerima masukan dari masyarakat, terutama dari Kabupaten Pandeglang, yang meminta reaktivasi rel kereta api tersebut.
“Tadi ada masukan dari masyarakat, salah satunya di Kabupaten Pandeglang, terkait permintaan reaktivasi moda transportasi rel kereta api,” ungkapnya.
“Oh iya, reaktivasi sudah dibahas. Beberapa waktu lalu, saya sempat berkomunikasi mengenai jalur kereta api peta zaman dulu yang pernah ada,” tambahnya.
Mengenai rencana reaktivasi rel kereta api, Airin menyampaikan bahwa ia telah berkomunikasi dengan pihak PT KAI untuk membahas progres pembangunan jalur kereta api tersebut yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan publik di Banten.
“Kemarin saya sudah berkomunikasi dengan PT KAI. Kami berharap kereta yang diaktifkan dapat terintegrasi, seperti yang ada di Rangkasbitung menuju Jakarta melalui Tangsel, dengan adanya stasiun Serpong, Rawa Buntu, dan lainnya. Jadi, KRL ini bisa menjadi satu kesatuan yang saling terhubung,” ujarnya.
Airin juga menyatakan bahwa reaktivasi jalur kereta api dari Pandeglang ke Rangkasbitung diharapkan dapat langsung terhubung ke Jakarta.
Jika terpilih menjadi Gubernur Banten, Airin berkomitmen memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan.
Ia menargetkan perbaikan 80 persen jalan poros desa sebagai salah satu fokus utamanya.
“Menurut saya, rumusnya yang paling penting dalam lima tahun ke depan adalah fokus pada infrastruktur jalan poros desa,” ujarnya.
Selain pembangunan infrastruktur, Airin juga berjanji akan memperhatikan layanan kesehatan dengan menjamin pembayaran BPJS, baik untuk yang sakit maupun yang sehat.
Ia juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pemerataan pendidikan.
“Tugas saya di SMA dan SMK. Di Pandeglang berbeda dengan wilayah Tangerang Raya, di mana di Tangerang Raya fokus pada penambahan ruang kelas dan sekolah,” tuturnya.
Menurut Airin, di Pandeglang fokus utamanya adalah mendorong agar masyarakat tidak putus sekolah dan memastikan anak-anak bisa bersekolah minimal hingga jenjang SMA.
“Bahkan, ada beasiswa bagi yang berprestasi dan ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, untuk mendorong mereka memiliki keterampilan dan kemampuan,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











