SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang sedang gencar melakukan pembangunan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang yang berlokasi di Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.
Pembangunan gedung dan seluruh fasilitas pendukung pun dikarenakan akan rampung pada tahun 2033 dengan kebutuhan anggaran mencapai lebih dari Rp1 triliun.
Kepala Bidang Penataan Bangunan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Serang, Ade Irfansyah mengungkapkan, ada beberapa kegiatan yang dilakukan di Puspemkab Serang pada tahun ini mulai dari pematangan lahan, pembangunan gedung hingga pembangunan infrastruktur jalan dan pembangunan landscape di tahun ini.
“Sudah dilakukan pematangan lahan, pembangunan landscape, pembangunan RTH, pekerjaan selasar, ini semua sudah 100 persen sudah di PHO. Lalu ada pembangunan plasa aspirasi progresnya sudah 20 persen, ada pekerjaan dua gedung progresnya sudah diatas 50 persen,” katanya, Minggu 27 Oktober 2024.
Ade mengatakan, saat ini sudah ada sebanyak 10 gedung yang dibangun di Puspemkab Serang, enam gedung telah ditempati, dua gedung sudah selesai dibangun namun belum ditempati serta dua gedung lainnya sedang dalam proses pembangunan.
“Target kita dibangun dua gedung setiap tahunnya. Dengan adanya Perda percepatan pembangunan Puspemkab ini akan berpengaruh terhadap kepastian penganggaran dan program. Perda ini bukan hanya pembangunan gedung, tetapi juga pembangunan jalan, sarana air bersih penerangan, semua diatur,” tegasnya.
Rencananya akan ada sebanyak 26 gedung OPD yang akan dibangun di Puspemkab Serang. Selain itu, ada juga gedung lainnya yang akan dibangun seperti Pendopo Bupati, gedung dewan, masjid dan lain sebagainya. “Saat ini kita targetkan pembangunan gedung OPD dulu,” jelasnya.
Ia mengatakan, untuk anggaran pembangunan Puspemkab Serang saat ini masih bergantung pada dana APBD Kabupaten Serang dan dari bantuan keuangan Provinsi Banten.
Ia mengungkapkan, untuk target keseluruhan pembangunan gedung dan fasilitas pendukung bisa selesai di tahun 2033 dengan kebutuhan anggaran lebih dari Rp1 triliun untuk penyelesaian seluruh bangunan Puspemkab.
“Ini dengan estimasi anggaran yang besar per tahunnya. Target per tahunnya ada yang Rp180 miliar ada yang Rp300 miliar, ini bervariasi, jadi targetnya ada di angka tersebut,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aditya











