SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komisi IV DPRD Kabupaten Serang berencana memanggil PT Kaishun Industries Indonesia yang berlokasi di Desa Beberan, Kecamatan Ciruas. Perusahaan tersebut diduga menjadi salah satu penyebab banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.
Dugaan tersebut mencuat setelah adanya keluhan masyarakat terkait perubahan aliran air dan buruknya sistem drainase yang diduga dipengaruhi aktivitas perusahaan.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Serang, Azwar Anas, mengatakan pihaknya beberapa pekan lalu menerima audiensi dari warga Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, yang memprotes dugaan dampak lingkungan akibat operasional PT Kaishun Industries Indonesia.
“Masyarakat memprotes masalah kebanjiran yang diduga disebabkan oleh PT Kaishun. Karena itu, kami langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke perusahaan pada Jumat lalu untuk meminta penjelasan terkait persoalan tersebut,” katanya, Minggu, 26 Juli 2026.
Namun, Anas mengaku belum puas dengan hasil penjelasan yang diberikan pihak perusahaan. Sebab, saat sidak, DPRD hanya ditemui oleh perwakilan humas, bukan pimpinan atau manajemen perusahaan.
Karena itu, Komisi IV DPRD Kabupaten Serang berencana memanggil kembali PT Kaishun Industries Indonesia ke kantor DPRD untuk meminta penjelasan lebih rinci mengenai dokumen perizinan, sistem drainase, serta pengelolaan lingkungan.
“Yang menemui kami dari humas. Mereka belum bisa menunjukkan data-data konkret. Kami beri waktu dua minggu untuk melengkapi dokumen tersebut, kemudian akan kami panggil kembali untuk menjelaskan secara rinci, baik terkait perizinan maupun hal lainnya,” ujarnya.
Anas menegaskan, pemanggilan terhadap perusahaan yang mulai beroperasi pada 2024 itu bukan untuk menyudutkan pihak perusahaan. DPRD ingin memastikan seluruh aktivitas industri tetap memperhatikan aspek lingkungan dan tidak merugikan masyarakat.
“Kami ingin ada solusi konkret. Kalau memang ditemukan pelanggaran, tentu harus ada perbaikan, baik dari sisi infrastruktur drainase maupun tata kelola lingkungan. Setelah pemanggilan, kami juga akan kembali mengunjungi perusahaan tersebut,” ucapnya.*











