• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

DPKP Pandeglang Tambah Populasi Kerbau Lewat Inseminasi Buatan

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Kamis, 14 November 2024 13:57
in Pandeglang
0
DPKP Pandeglang Tambah Populasi Kerbau Lewat Inseminasi Buatan

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pandeglang, Wahyu Widayanti

0
SHARES
67
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang berupaya meningkatkan populasi kerbau di daerah Pandeglang yang cenderung menurun.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pandeglang, Wahyu Widayanti, menyatakan bahwa kerbau masih menjadi ternak unggulan di Provinsi Banten, khususnya di Kabupaten Pandeglang, meskipun populasinya mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Wahyu menjelaskan, pihaknya saat ini berupaya mempertahankan status kerbau sebagai ternak unggulan melalui program inseminasi buatan.

“Kami berupaya agar populasi kerbau tetap terjaga dengan melaksanakan program inseminasi buatan atau melalui program Sikomandan,” ungkap Wahyu, Kamis 4 November 2024.

Menurut Wahyu, penurunan populasi kerbau di Pandeglang terjadi salah satunya karena perubahan pola pertanian. Dulu, kerbau kerap digunakan untuk membajak sawah atau mengolah lahan, namun kini para petani telah beralih ke alat mekanis seperti traktor.

“Penggunaan kerbau sebagai alat bajak sudah tidak menjadi tren lagi karena petani kini lebih memilih menggunakan traktor. Akibatnya, banyak masyarakat yang tidak lagi memelihara kerbau,” jelasnya.

Ia menambahkan, program inseminasi buatan diharapkan dapat meningkatkan kembali populasi kerbau di Pandeglang agar tetap menjadi komoditas unggulan.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi kepada peternak agar tetap mempertahankan budidaya kerbau sebagai bagian dari potensi lokal yang bisa mendukung perekonomian daerah.

Kemudian, konsumsi daging kerbau oleh masyarakat Pandeglang cenderung meningkat, terutama pada hari-hari besar. Berbeda dengan daerah lain yang lebih mengutamakan daging sapi, masyarakat Pandeglang justru lebih memilih daging kerbau sebagai bagian dari tradisi.

“Di Pandeglang, daging kerbau lebih diminati, terutama pada momen-momen besar seperti perayaan hari raya. Hal ini menyebabkan tingkat pemotongan atau penjualan kerbau meningkat setiap tahunnya, sementara upaya penambahan populasinya tidak sebanding dengan jumlah pemotongan,” kata Wahyu.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan (DPKP) Kabupaten Pandeglang, populasi kerbau mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2022, populasi kerbau tercatat sebanyak 13.000 ekor. Namun, jumlah tersebut menyusut menjadi 11.000 ekor pada tahun 2023, dan kembali merosot tajam menjadi 7.000 ekor di tahun 2024.

Wahyu menekankan perlunya langkah-langkah konkret untuk menjaga keberlangsungan populasi kerbau di Pandeglang, terutama di sentra-sentra peternakan.

“Kami berharap sentra-sentra peternakan kerbau di Pandeglang bisa terus ditingkatkan agar populasi ternak ini tetap terjaga dan tidak punah,” tuturnya.

Editor : Aas Arbi

Tags: dpkp pandeglangkerbaupeternak kerbaupeternakan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Emak-emak Majelis Taklim Dukung Andra-Dimyati

Next Post

Masyarakat Tuntut Kades Margajaya Mundur, Camat Cimarga Suruh Ibu Curhat Sambil Mandi di Ruangannya

Next Post
Masyarakat Tuntut Kades Margajaya Mundur, Camat Cimarga Suruh Ibu Curhat Sambil Mandi di Ruangannya

Masyarakat Tuntut Kades Margajaya Mundur, Camat Cimarga Suruh Ibu Curhat Sambil Mandi di Ruangannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Diduga dari Laut, Mayat Mengambang di Muara Kramatwatu

Diduga dari Laut, Mayat Mengambang di Muara Kramatwatu

by Fahmi
Sabtu, 12 September 2026 18:32
0

Potongan video mayat mengambang di muara di Desa Terate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.

Mahasiswa Farmasi Universitas Esa Unggul Dorong Literasi Kesehatan Warga Tanjung Pakis lewat Edukasi dan P3K

Mahasiswa Farmasi Universitas Esa Unggul Dorong Literasi Kesehatan Warga Tanjung Pakis lewat Edukasi dan P3K

by Redaksi
Sabtu, 12 September 2026 17:21
0

Universitas Esa Unggul Powered by Arizona State University melalui Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, mendorong peningkatan literasi dan kesadaran...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.