SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 254 pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan area gerbang Stadion Maulana Yusuf (MY) Kota Serang, mulai direlokasi oleh Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang.
Relokasi ratusan pedagang itu, berdasarkan hasil kesepakatan antara para PKL dan Disparpora Kota Serang, pada pertemuan yang dilaksanakan di kantor Disparpora Kota Serang, 10 Desember kemarin.
Ratusan PKL itu akan ditempatkan di dalam kawasan Stadion Maulana Yusuf, tepatnya di samping gedung Gelangga Olahraga (GGD) Kota Serang.
Para pedagang bersama Disparpora, Satpol PP, TNI/Polri juga ikut turun untuk membersihkan area lahan yang akan dijadikan sebagai lokasi baru, untuk mencari nafkah.
Plt Kepala Disparpora Kota Serang, Zeka Bachdi mengatakan, relokasi pedagang itu merupakan langkah sementara yang dilakukan oleh pihaknya, sembari menunggu fasilitas yang akan diberikan oleh Pemkot Serang.
“Sebenarnya ini merupakan relokasi sementara, karena melihat kesemrawutan di area jalan depan Stadion dan di dalam Stadion. Makanya dengan adanya kesemrawutan itu, kami relokasi sementara dan sudah di sepakati oleh teman-teman pedagang,” jelas Zeka.
Menurut Zeka, relokasi ratusan PKL itu agar Stadion MY tidak menimbulkan kemacetan dan juga kekumuhan.
”Tadi bersama dengan Satpol-PP, Danramil dan Polresta Serang Kota juga. Kita sementara menarik pedagang yang ada di depan itu untuk berjualan di titik yang memang kita tentukan. Sehingga tidak mengganggu lalu lintas dan pengguna olahraga di area Stadion Maulana Yusuf,” ucap Zeka.
Zeka mengatakan, para PKL diberikan tenggat waktu tiga hari untuk memberitahukan kepada para pelanggannya, bahwa mereka akan berpindah lokasi berjualan.
“Kalau data yang kita terima sebelumnya, total keseluruhan pedagang di area tersebut sekitar 254 pedagang,” ujar Zeka.
Editor: Abdul Rozak











