PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kunjungan wisatawan ke Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 mengalami penurunan. Tren ini berbeda dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Ketua Komunitas Peduli Pariwisata Carita (KPPC), Supriadi Franky, mengungkapkan, kunjungan wisatawan ke Pantai Carita pada perayaan tahun baru kali ini jauh dari harapan. Bahkan, tingkat okupansi hotel dan restoran mencatat penurunan drastis.
“Tahun baru kali ini bisa dibilang paling buruk. Okupansi hotel, restoran, dan objek wisata turun drastis, hanya mencapai 30 sampai 40 persen saja,” kata Supriadi, Rabu 1 Januari 2024.
Ia menyebutkan, menurunnya kunjungan wisatawan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, salah satunya isu megathrust yang kerap mencuat menjelang akhir tahun.
“Indikator penurunan ini salah satunya karena isu megathrust. Anehnya, isu ini selalu muncul di bulan Desember, khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru,” jelasnya.
Pelaku wisata di kawasan Pantai Carita berupaya menarik minat wisatawan dengan memberikan berbagai diskon dan fasilitas khusus selama libur Tahun Baru. Beberapa hotel menawarkan potongan harga, serta menggelar acara seperti pesta kembang api dan konser musik.
“Untuk hotel, kami memberikan diskon dan mengadakan event seperti pesta kembang api, musik, dan lainnya. Objek wisata juga sudah disiapkan dengan fasilitas seperti tenda agar pengunjung tidak kehujanan, serta minat wisata khusus seperti Curug Gendang dan Curug Putri. Keamanan juga didukung TNI dan Polri,” tuturnya.
Namun, ia mengakui, rata-rata pengunjung hanya menginap satu malam, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai dua hingga tiga malam.
“Rata-rata sekarang hanya satu malam, sangat minim. Hanya beberapa persen saja yang menginap sampai dua malam,” jelasnya.
Editor: Mastur Huda











