SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang telah mengumumkan hasil seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) gelombang pertama untuk formasi tenaga kesehatan di Kabupaten Serang.
Hasilnya, dari total 111 formasi yang dibuka untuk tenaga kesehatan, ada sebanyak 41 formasi yang masih belum terisi di seleksi PPPK tahap pertama.
Kabid Pengadaan Data Informasi dan Pemberhentian pada BKPSDM Kabupaten Serang, Fahirohim mengatakan, dari total sebanyak 182 pelamar pada formasi tenaga kesehatan, ada sebanyak 112 yang dinyatakan tidak lulus karena tidak memenuhi passing grade PPPK sementara satu orang lainnya tidak hadir.
Lalu, ada sebanyak 70 orang yang dinyatakan lulus passing grade pada seleksi PPPK untuk tenaga kesehatan.
“Jumlah formasi ada sebanyak 111, yang dinyatakan yang lulus 70. Ini formasi tenaga kesehatan PPPK gelombang 1,” katanya, Minggu 5 Januari 2024.
Ia mengungkapkan, pelamar yang tidak lulus berjumlah sebanyak 112 pelamar yang tidak lulus akibat tidak memenuhi passing grade. Dimana, jumlah paling bajak ada di formasi bidan terampil.
“Yang tidak lulus, paling banyak formasi bidan tampil, sebanyak 59 tidak lulus, lalu perawat terampil sebanyak 27,” ujarnya.
Ia melanjutkan, dari total 111 formasi yang dibuka, untuk tenaga kesehatan, baru 70 formasi yang sudah terisi pada seleksi PPPK tahap pertama.
“Jadi sebanyak 41 formasi yang belum terisi, nanti akan diisi pada seleksi tahap ke dua,” terangnya.
Ia mengungkapkan, formasi yang paling banyak belum terisi ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Drajat Prawiranegara.
“Formasi yang belum terisi, paling banyak di RSUD itu perawat terampil 11 formasi yang kosong, ke dua formasi bidan terampil di RSUD 6 formasi, ke tiga perawat ahli pertama di RSUD sebanyak 5 formasi,” ujarnya.
Sementara itu, untuk sisa formasinya tersebar di puskesmas-puskesmas di Kabupaten Serang, seperti Puskesmas Puloampel, Bojonegara, Cinangka, Gunungsari, Kopo, Kramatwatu, Waringinkurung, Ciruas, Nyompok, dan Puskesmas Jawilan.
“Yang kosong itu bidan terampil dan perawat ahli pertama. Nanti akan diisi pada seleksi PPPK gelombang ke dua,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











