LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Saidja Adinda mengalami penurunan pada 2024.
Berdasarkan data yang dirilis Dinas Perpustakaan Lebak, total kunjungan pemustaka pada 2024 sebanyak 33.256 orang, sementara pada tahun 2023 angka tersebut mencapai 33.972.
Penurunan ini berdampak pada Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kabupaten Lebak, yang berada pada angka 77,58 dengan kategori “Sedang”. Meskipun penurunan tersebut tidak terlalu signifikan, Dinas Perpustakaan Lebak menyadari perlunya pembaruan dan inovasi dalam menarik minat pengunjung.
Kepala Bidang Perpustakaan Dispusar Lebak, Kadarina, mengungkapkan, mereka akan melakukan evaluasi dan peningkatan pelayanan di tahun 2025.
“Kami akan melakukan beberapa penyesuaian dan perbaikan untuk memastikan kenyamanan pengunjung di Perpustakaan Saidja Adinda. Segala keluhan dan masukan akan kami tanggapi dan selesaikan secara bertahap,” ujar Kadarina kepada wartawan, Senin 13 Januari 2025.
Namun, beberapa pemustaka, seperti Nuraini, mengaku mulai jarang mengunjungi perpustakaan. Menurutnya, kenyamanan selama berada di perpustakaan menjadi faktor utama penyebab penurunan kunjungan.
“Dulu saya sering ke sini, bahkan seminggu bisa tiga sampai empat kali. Tapi sekarang jarang, sudah lama sekali tidak datang, karena ruangan yang terasa panas dan berisik,” ungkap Nuraini, salah satu anggota perpustakaan.
Nuraini berharap agar Dinas Perpustakaan dapat memperbaiki fasilitas dan suasana di dalam perpustakaan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. “Semoga fasilitas bisa diperbaiki, seperti pengaturan suhu ruangan dan pengurangan kebisingan,” harapnya.
Dengan rencana perbaikan ini, diharapkan jumlah kunjungan ke Perpustakaan Saidja Adinda dapat meningkat signifikan pada tahun 2025.
Editor: Mastur Huda











