LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lebak mencatat, kecelakaan lalu lintas selama tahun 2024 menimbulkan ratusan korban meninggal dan luka. Kecelakaan tersebut mayoritas terjadi di wilayah perkotaan, tepatnya Kota Rangkasbitung.
Sepanjang tahun 2024, Polres Lebak mencatat total 155 kecelakaan lalu lintas yang melibatkan berbagai jenis kendaraan.
Dari total kecelakaan tersebut, sebanyak 115 korban meninggal dunia, sementara 29 luka berat dan 165 luka ringan.
Kerugian yang tercatat karena kecelakaan sebesar Rp 320 juta.
Sementara, sepanjang tahun 2023, Satlantas Polres Lebak mencatat total 347 kecelakaan lalu lintas yang melibatkan berbagai jenis kendaraan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lebak, Ipda Aris Setyawan menyampaikan, kecelakaan menimpa pengendara roda dua maupun roda empat yang menjadi korban selama tahun 2025.
“Kecelakaan di Kabupaten Lebak terjadi di berbagai titik, namun sebagian besar terjadi di jalur utama seperti Jalan Raya Rangkasbitung-Pandeglang, Jakan Soekarno-Hatta, Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Raya Cileles-Gunungkencana,” kata Aris, Sabtu, 18 Januari 2025.
Ia menambahkan, faktor yang menyebabkan kecelakaan beragam, dimulai dari kelalaian hingga kondisi kendaraan yang sudah tidak layak jalan.
“Beberapa faktor penyebab kecelakaan tersebut meliputi kelalaian pengemudi, kondisi jalan yang rusak, serta cuaca buruk yang menyebabkan pengendara kehilangan kendali atas kendaraan,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











