• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Tenaga Honorer di Pandeglang Tuntut Gaji Setara UMK Jika Diangkat PPPK Paruh Waktu

Agung S Pambudi by Agung S Pambudi
Selasa, 28 Januari 2025 18:08
in Berita Utama, Pandeglang
Tenaga Honorer di Pandeglang Tuntut Gaji Setara UMK Jika Diangkat PPPK Paruh Waktu

Ketua Forum Tenaga Honorer K-2, Santoso Nugraha/Moch Madani Prasetia

PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Forum Tenaga Honorer teknis R2 dan R3 di Pemkab Pandeglang menuntut agar upah yang diterima setara dengan UMK, jika mereka nanti diangkat menjadi PPPK paruh waktu.

Sebagaimana diketahui, bahwa tuntutan honorer tersebut sejalan dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, khususnya Pasal 66, yang mengamanatkan penataan tenaga honorer paling lambat Desember 2024.

RelatedPosts

Marsen Sinaga

Dandim 0602/Serang Ajak Insan Media Perkuat Sinergitas

Kamis, 5 November 2026 17:46
Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional

Guru SMPN 3 Sukaresmi Berprestasi Tingkat Nasional, Ketua DPRD Pandeglang Ungkapkan Hal Ini

Kamis, 5 November 2026 17:33
Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional

Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional, Raih Juara 3 Kompetisi Video Pembelajaran Minerba 2026

Kamis, 5 November 2026 16:17
Desa belum ajukan Banprov Banten

Lambat Rampungkan Administrasi, Ratusan Desa di Banten Belum Dapat Banprov

Kamis, 5 November 2026 16:08

Hal ini diperkuat oleh Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 16 Tahun 2025 yang mengatur skema PPPK paruh waktu.

Ketua Forum Tenaga Honorer K-2, Santoso Nugraha, meminta pemerintah daerah menyesuaikan gaji tenaga honorer dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK). Hal ini disampaikan Santoso untuk memperjuangkan kesejahteraan tenaga honorer yang saat ini dianggap belum layak.

“Ya intinya honor-nya tolonglah berperikemanusiaan sembari menunggu diangkat menjadi penuh waktu. Selama ini, honor atau gaji kami hanya Rp500 ribu sampai Rp700 ribu per bulan, ini yang kami khawatirkan,” ungkapnya kepada Radarbanten.co.id, Selasa 28 Januari 2025.

Santoso berharap, gaji tenaga honorer setidaknya mendekati setengah dari gaji PPPK penuh waktu, yaitu sekitar Rp1,5 juta. Namun, ia juga berharap pemerintah daerah untuk memperjuangkan gaji honorer sesuai UMK Pandeglang tahun 2025 yang telah ditetapkan sebesar Rp3.206.640.

“Jadi seakan-akan tenaga honorer paruh waktu ini hanya diberi iming-iming. Kalau memang kami diakui sebagai ASN di Kemenpan-RB, kenapa pengupahan justru dikembalikan ke daerah?,” kata Santoso.

Namun, harapan tenaga honorer Kabupaten Pandeglang untuk mendapatkan gaji sesuai UMK sepertinya masih menjadi mimpi di siang bolong. Dengan logika sederhana, melihat kondisi APBD Pandeglang, rasanya permintaan itu sulit diwujudkan.

“Ya, kita tahu sendiri keterbatasan APBD Kabupaten Pandeglang. Nah, ini yang kami tunggu nanti, setelah tes tahap dua Kemenpan-RB, katanya bakal ada regulasi soal pengupahan PPPK paruh waktu,” ujarnya.

Ia mengaku kecewa, meski tetap menaruh harapan pada regulasi yang dijanjikan akan keluar pada Juni atau Juli mendatang.

“Kami tetap menunggu bulan Juni atau Juli nanti, regulasi soal pengupahan itu katanya bakal keluar. Tapi, sebetulnya itu yang kami sayangkan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Santoso memastikan pihaknya akan terus mengawal pengupahan PPPK paruh waktu ini dengan berkoordinasi ke BKPSDM Pandeglang.

Namun, ia mengeluhkan posisi pemerintah daerah yang hanya bisa menunggu arahan dari pusat.

“Intinya, tolong perjuangkan juga hak-hak kami soal upah ini. Jangan sampai gaji kami tetap seperti sebelumnya, padahal rata-rata masa kerja kami sudah 20 tahun untuk kategori R2 dan R3 20 tahun ke bawah,” tuturnya.

Ia menyatakan bahwa ia tidak mempersoalkan tenaga honorer R2 harus langsung diangkat menjadi PPPK penuh waktu.

Namun, ia meminta agar pemerintah memprioritaskan pengangkatan 426 tenaga honorer yang tersisa terlebih dahulu.

“Tolong angkat dulu ini yang sisa, 426 orang. Setelah itu, prioritaskan juga teman-teman R3 yang sudah melalui perangkingan, entah itu berdasarkan usia atau masa kerja,” ucapnya.

Santoso menegaskan, perjuangan untuk tenaga honorer yang belum terakomodasi harus terus dilanjutkan, terutama bagi mereka yang telah lama mengabdi di instansi pemerintahan.

Baginya, kejelasan nasib tenaga honorer merupakan tanggung jawab bersama pemerintah daerah dan pusat.

Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi

Tags: ASNBantenBKPSDMkabupaten pandeglangPandeglangPemkab PandeglangPPPKPPPK paruh waktuPPPK penuh waktuTenaga Honorer
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Mulai 30 Januari 2025, BTNUK Terapkan Pembayaran Non Tunai Masuk TN Ujung Kulon

Next Post

Sempat Berusaha Kabur, Polisi Kresek Akhirnya Tangkap Penjual Sabu

Next Post
Sempat Berusaha Kabur, Polisi Kresek Akhirnya Tangkap Penjual Sabu

Sempat Berusaha Kabur, Polisi Kresek Akhirnya Tangkap Penjual Sabu

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Kamis, 5 November 2026 12:01
Stasiun Cipocok Kota Serang

Stasiun Cipocok Kota Serang Diusulkan Kembali Aktif

Rabu, 4 November 2026 16:34
PPPK Paruh Waktu Cilegon

Kekurangan Pegawai, Pemkot Cilegon Pindahkan PPPK Paruh Waktu ke Sejumlah OPD

Rabu, 4 November 2026 14:10
87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08
dprd lebak

Dilaporkan ke Polda Banten Soal Penipuan, Ini Kata Ade Adriana Ketua Komisi II DPRD Lebak

Kamis, 5 November 2026 16:27

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

BUMDes Cipta Mandiri Harjatani

Budidaya Lele dan Kebun Melon Desa Harjatani Dongkrak Ekonomi Warga, Sekali Panen Raup Puluhan Juta

by Haidaroh
Kamis, 5 November 2026 18:39
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pemerintah Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cipta Mandiri Harjatani, membangun...

Marsen Sinaga

Dandim 0602/Serang Ajak Insan Media Perkuat Sinergitas

by Fahmi
Kamis, 5 November 2026 17:46
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang Kolonel Inf Marsen Sinaga mengajak insan pers memperkuat sinergi dan komunikasi dalam menyampaikan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.