KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Sejak Selasa, 4 Februari 2025, warung pengecer gas 3 kilogram di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, tidak menyediakan gas subsidi tersebut. Padahal, ada kabar bahwa Presiden Prabowo mengizinkan pengecer kembali menjual gas elpiji 3 kilogram.
Komar (47), pengecer gas, mengatakan ia sudah empat hari tidak menjual gas elpiji 3 kilogram. Gas tersebut sulit diperoleh dari agen atau pangkalan.
“Biasanya selalu ada yang menyuplai gas elpiji 3 kilogram ke sini, tapi sudah empat hari ini tidak ada,” kata Komar.
Komar mendengar instruksi Presiden yang memperbolehkan pengecer menjual gas 3 kilogram. Namun, ia tetap menunjukkan sikap pasrah.
“Kami diperbolehkan jual, ya tidak apa-apa; tidak boleh juga, ya tidak apa-apa juga,” ujarnya.
Komar menambahkan, jika pengecer tidak boleh menjual gas, masyarakat yang paling dirugikan. Mereka harus mencari gas ke pangkalan dengan harapan pasokan tersedia.
“Coba tuh kita lihat, warga bawa motor sambil bawa gas 3 kilogram ke pangkalan. Belum tentu ada juga nanti di pangkalan gasnya,” tutupnya.
Editor: Merwanda











