LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) resmi melaksanakan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada 10 Februari 2025 lalu.
Program CKG yang digagas oleh Pemerintahan Prabowo Subianto yang mentargetkan 280 juta penduduk di seluruh Indonesia.
Kepala Dinkes Kabupaten Lebak, dr. Budhi Mulyanto, menyampaikan bagi masyarakat yang hendak melaksanakan CKG bisa datang Puskesmas terdekat di masing-masing kecamatan di seluruh Lebak.
“Banyak masyarakat yang sudah mendaftar melalui aplikasi untuk cek kesehatan gratis, namun belum datang ke fasilitas kesehatan (Puskesmas),” ujar Budhi saat dihubungi Radarbanten.co.id, pada Selasa, 11 Februari 2025.
Menurut Budhi, meskipun sosialisasi telah dilakukan melalui media yang dimiliki oleh Puskesmas, informasi mengenai program ini belum sepenuhnya tersebar luas.
“Kami akan memperkuat sosialisasi melalui kader, majelis taklim, dan pemerintah desa agar informasi ini dapat lebih meluas,” tambahnya
Sebanyak 43 fasilitas kesehatan pemerintah, termasuk Puskesmas, sudah siap melayani masyarakat dari berbagai usia, mulai dari bayi hingga lansia, dengan fokus utama pada deteksi dini berbagai penyakit umum.
Dinkes Lebak juga mengajak 33 klinik yang bekerja sama dengan BPJS untuk berpartisipasi dalam program ini.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha Puskesmas Mandala, Muhammad Aziz Muslim, mengungkapkan bahwa sosialisasi program ini sudah dilakukan pada Senin, 10 Februari 2025.
“Kami sudah melaksanakan program ini dan ada satu pasien yang kami layani. Kami juga telah menerima alat-alat pendukung untuk program ini,” jelas Aziz.
Aziz menambahkan bahwa kuota untuk Program CKG dibatasi hingga 30 orang per hari.
“Hari ini memang belum tercapai target tersebut. Kami berharap masyarakat lebih responsif terhadap program ini, karena tidak hanya bagi pemegang BPJS, tetapi untuk semua warga. Kami harap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini,” tambahnya.
Editor: Agus Priwandono











