SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni memberikan pesan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang masa jabatan 2025-2030 Budi Rustandi dan Nur Agis. Pesan tersebut disampaikan saat serah jabatan di DPRD Kota Serang di Jalan Syech Nawawi Al Bantani, Banjaragung, Cipocok Jaya, Kota Serang, Sabtu 1 Maret 2025.
Andra menegaskan, jika Budi-Agis harus menyadari perannya sebagai pelayan masyarakat. Kepala daerah, kata dia, merupakan abdi masyarakat yang tugasnya melayani, bukan dilayani.
“Karena sebenarnya tugas kita melayani. Bagaimana tugas kita memastikan, warga tersenyum dan tidak kelaparan, warganya mendapatkan air bersih dan warga mendapatkan hak-haknya,” kata Andra.
Andra juga meminta kepada keduanya untuk terus melakukan belanja masalah, dengan rutin turun kepada masyarakat. Hal itu perlu dilakukan guna memastikan jika pelayanan publik dapat tersampaikan secara menyeluruh kepada masyarakat.
“Jangan jadi ABS (asal bapak senang), cuma duduk-duduk di meja. Mari kita keliling untuk pastikan hal tersebut, dan ekonomi bisa bangkit karena persepsi (yang dibangun) Gubernur dan kepala daerah harus memberikan persepsi yang baik kepada masyarakat,” terangnya.
Lebih lanjut, Andra juga menyampaikan pesan-pesan penting yang didapatnya saat menjalani retret delapan hari di Akmil Magelang. Dikatakannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar pemerintahan. Dan Presiden mengajak untuk melangkah bersama-sama.
“Insya Allah kami akan terus bersinergi dalam rangka memastikan program-program yang menjadi tugas bersama kita melayani rakyat baik pendidikan kesehatan maupun infrastruktur bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.
Wali Kota Serang Budi Rustandi dalam pidatonya berjanji, ke depan Pemerintahan Kota Serang akan mengedepankan semangat kolaborasi dalam membangun menuju kota yang maju dan sejahtera.
“Ini perlu dukungan seluruh elemen, harapan besar saya jangan sampai ada sekolah yang rubuh, masyarakat kelaparan dan saya sampaikan ke Gubernur Banten, saya pastikan sekolah yang rubuh, angka kemiskinan dan kekurangan Kota Serang akan masuk dalam 100 hari kerja kami,” katanya.
Editor: Mastur Huda











