CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ucapan duka atas kepergian Anung bermunculan di grup dan status WhatsApp.
Anung tewas setelah tubuhnya terlindas dan terseret sejauh 200 meter oleh truk tronton di Jalan Simpang Tiga, Kota Cilegon, pada Minggu malam, 2 Februari 2025.
Anung merupakan seorang pemuda yang dikenal baik, lugu, dan senang membantu pengguna jalan yang hendak menyeberang jalan.
Sehari-hari, Anung menjadi petugas parkir di jalur perlintasan kereta api Kerenceng.
Salah seorang anggota grup WhatsApp bernama Bedi Zein di grup Berita Cilegon menyampaikan duka dan doanya untuk Anung.
“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, selamat jalan Anung. Bocah lugu yang berbakti pada masyarakat dengan ikhlas mengatur parkir jalan hilir mudik kendaranan di prapatan jalan raya krenceng dan perlintasan stasiun kereta krenceng, semoga husnul khotimah,” tulisnya.
Warganet lain mengucapkan belasungkawa di kolom komentar Instagram Berita Cilegon Online (BCO) terhadap Anung yang sering membantu parkir dan ambulans untuk melintas.
“Anung orang baik, semua orang disapa kadang suka bantu buka jalan ambulans biar lewat, semoga husnul khatimah Anung,” tulisnya.
Sebagian warganet juga mempertanyakan regulasi dan peraturan mengenai kendaraan besar yang melintas di jalan kota, dan harapannya agar truk mengambil jalan lain.
“Mau jam 9 keatas ke, harusnya mobil gede itu jangan dikasih akses. Jalur Cilegon tergolong sempit, dua jalur dalam keadaan rame ajh motor harus selap selip, nyempal nyempil. Ini ada truck segala, mana sering liat bawanya ngebut, sekian terimakasih konon bae lur, ati ati,” tulisnya berkomentar.
Editor: Agus Priwandono











