• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Polda Ambil Sampel Minyakita dari Labuan Kabupaten Pandeglang

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Rabu, 12 Maret 2025 17:48
in Berita Utama, Pandeglang
Polda Ambil Sampel Minyakita dari Labuan Kabupaten Pandeglang

Seorang ibu rumah tangga membeli minyak goreng Minyakita 1 liter kemasan botol namun isi 800 mililiter di Pasar Labuan, Kabupaten Pandeglang, Rabu 12 Maret 2025. Foto Dok Warga untuk Radar Banten

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Satgas Pangan dari Ditreskrimsus Polda Banten telah membawa sampel Minyakita diduga palsu yang beredar di Pasar Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Minyakita yang beredar di Pasar Labuan diduga palsu karena takarannya kurang di label berisi 1 liter tapi isi hanya 800 mililiter.

Adapun sampel Minyakita yang dibawa oleh Polda Banten merupakan barang bukti Minyakita kemasan botol yang didapatkan dari pasar Labuan.

RelatedPosts

Warga Keluhkan Pelayanan Akta Kelahiran di Pakuhaji Tangerang, Aktivis Sebut Maladministrasi

Warga Keluhkan Pelayanan Akta Kelahiran di Pakuhaji Tangerang, Aktivis Sebut Maladministrasi

Jumat, 6 November 2026 06:32
Marsen Sinaga

Dandim 0602/Serang Ajak Insan Media Perkuat Sinergitas

Kamis, 5 November 2026 17:46
Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional

Guru SMPN 3 Sukaresmi Berprestasi Tingkat Nasional, Ketua DPRD Pandeglang Ungkapkan Hal Ini

Kamis, 5 November 2026 17:33
Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional

Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional, Raih Juara 3 Kompetisi Video Pembelajaran Minerba 2026

Kamis, 5 November 2026 16:17

Minyakita dari Pasar Labuan menjadi barang bukti dugaan kecurangan produsen Minyakita karena takarannya kurang 200 mililiter. Dimana barang bukti itu diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Pandeglang.

Selanjutnya oleh Satreskrim Polres Pandeglang diserahkan kepada Polda Banten pada Selasa, 11 Maret 2025.

Bertepatan dengan kedatangan Satgas Pangan dari Ditreskrimsus Polda Banten menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap minyak goreng Minyakita di Pasar Badak Pandeglang. Sidak ini dilakukan menyusul temuan minyak goreng Minyakita yang volumenya diduga tidak sesuai takaran.

Hasil sidak di Pasar Badak tidak diketemukan adanya Minyakita yang takarannya tidak sesuai. Hal ini terjadi karena para pedagang di Pasar Badak menolak produsen atau sales menawarkan Minyakita dalam bentuk botol kemasan tanpa dibawakan contohnya.

Pedagang di Pasar Badak sebagian besar sudah hapal adanya Minyakita palsu yang isinya tidak sesuai takaran karena ramai di media sosial. Sedangkan temuan Minyakita diduga palsu banyak di Pasar Labuan karena ketidaktahuan pedagang akan adanya Minyakita palsu beredar di pasaran.

Kasatreskrim Polres Pandeglang IPTU Alfian Yusuf mengatakan, kasus Minyakita yang isinya tidak sesuai takaran ditemukan di Pasar Labuan.

“Untuk kasusnya (penyelidikan lebih lanjut atas temuan Minyakita diduga palsu) Polda yang nanganin,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telpon selularnya, Selasa, 11 Maret 2025.

Minyakita kemasan botol yang isinya tidak sesuai takaran ini menjadi barang bukti. Dalam rangka penindakan terhadap produsennya.

“Tadi dari Polda ke sini, melakukan Lidik di pasar-pasar. Sekalian bawa barang bukti yang kemarin (Minyakita kemasan botol tidak sesuai takaran yang ditemukan di Labuan-red),” katanya.

Kanit 3 Subdit I Ditreskrimsus Polda Banten, Kompol Andri Surya Kurniawan mengatakan bahwa pihaknya dalam kegiatan melakukan sidak di Pasar Badak Pandeglang untuk mengecek harga Minyakita di pasaran.

“Sidak ini dilakukan guna memastikan harga minyak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Kita mengecek harga Minyakita apakah sesuai ketentuan pemerintah atau ada kenaikan harga yang signifikan,” katanya.

Selain harga, Tim Ditreskrimsus juga memeriksa volume netto Minyakita yang beredar di pasaran. Hal ini dilakukan karena sebelumnya ditemukan dugaan ketidaksesuaian isi dengan yang tertera di kemasan.

“Ada yang tertulis 1 liter, tapi setelah dicek isinya tidak sesuai dengan aturan pemerintah,” jelasnya.

Ia menuturkan, hasilnya, sejauh ini belum ditemukan produk Minyakita yang tidak sesuai dengan ukuran netto yang ditetapkan.

“Hasil pengecekan di Pasar Badak Pandeglang belum ditemukan Minyakita yang ukuran isinya tidak sesuai. Namun, saat ini yang beredar hanya kemasan standing pouch, sementara yang botolan justru menghilang dari pasaran,” ujarnya.

Meski demikian, sidak tetap menyasar baik Minyakita kemasan botol maupun pouch untuk memastikan tidak ada pelanggaran. Jika ditemukan kemasan pouch dengan isi yang tidak sesuai netto, maka akan dianggap sebagai pelanggaran hukum.

“Dalam sidak ini, kami juga menemukan harga jual Minyakita di Pasar Badak Pandeglang melebihi HET. Tertulis Rp15.700, tapi di pengecer ada yang menjual Rp16.000 hingga Rp17.000,” tegasnya.

Ia menambahkan, bahwa pengawasan akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas harga di pasaran. Jika ditemukan pelanggaran, pihaknya akan menindak tegas, termasuk menyita produk yang tidak sesuai dan mengusut hingga ke tingkat produsen.

“Jadi dari pengecer kita akan minta keterangan aka kita kembangkan kita ambil usut tuntas sampai ke produsennya,” katanya.

Editor: Mastur Huda

Tags: APHbapokDiskoperindagkabupaten pandeglangkena tipuminyakgorengminyakitapasarPermendagpermendag nomor 18 tahun 2024produsen minyakita
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Warga Serbu Bazar Ramadan di Alun-alun Mancak Kabupaten Serang

Next Post

Buruan Nabung di Bank bjb, Dapat Slot Lari 5K dan 10K Yumaju Berlebarun

Next Post
Buruan Nabung di Bank bjb, Dapat Slot Lari 5K dan 10K Yumaju Berlebarun

Buruan Nabung di Bank bjb, Dapat Slot Lari 5K dan 10K Yumaju Berlebarun

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Kamis, 5 November 2026 12:01
Stasiun Cipocok Kota Serang

Stasiun Cipocok Kota Serang Diusulkan Kembali Aktif

Rabu, 4 November 2026 16:34
dprd lebak

Dilaporkan ke Polda Banten Soal Penipuan, Ini Kata Ade Adriana Ketua Komisi II DPRD Lebak

Kamis, 5 November 2026 16:27
PPPK Paruh Waktu Cilegon

Kekurangan Pegawai, Pemkot Cilegon Pindahkan PPPK Paruh Waktu ke Sejumlah OPD

Rabu, 4 November 2026 14:10
87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Warga Keluhkan Pelayanan Akta Kelahiran di Pakuhaji Tangerang, Aktivis Sebut Maladministrasi

Warga Keluhkan Pelayanan Akta Kelahiran di Pakuhaji Tangerang, Aktivis Sebut Maladministrasi

by Mulyadi
Jumat, 6 November 2026 06:32
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Keluhan warga mengenai pelayanan akta kelahiran di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, ramai diperbincangkan di media sosial....

BUMDes Cipta Mandiri Harjatani

Budidaya Lele dan Kebun Melon Desa Harjatani Dongkrak Ekonomi Warga, Sekali Panen Raup Puluhan Juta

by Haidaroh
Kamis, 5 November 2026 18:39
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pemerintah Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cipta Mandiri Harjatani, membangun...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.