PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang menargetkan 660 ribu kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2025. Target ini meningkat sekitar 10 persen dari tahun sebelumnya.
“Tahun 2024 lalu, jumlah kunjungan wisata mencapai 609.292 wisatawan. Kami berharap tahun ini bisa lebih tinggi, minimal 10 persen, sekitar 660 ribu wisatawan yang datang ke Pandeglang,” ungkap Kepala Disparbud Pandeglang, Rahmat Zultika, Selasa 1 April 2025.
Rahmat Zultika berharap cuaca mendukung selama libur Lebaran agar kunjungan wisatawan meningkat.
Ia juga meminta kepada Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan di objek wisata, terutama kawasan wisata tirta.
“Kami khawatir musim hujan bisa berdampak pada kunjungan wisata. Karena itu, kami meminta teman-teman Balawista untuk lebih menjaga keamanan di destinasi wisata air,” katanya.
Destinasi wisata pantai masih menjadi favorit di Kabupaten Pandeglang. Beberapa lokasi yang diprediksi akan ramai dikunjungi wisatawan saat libur Lebaran antara lain Pantai Pasir Putih, Pantai Karang Sari, wisata religi ziarah Syekh Mansur, Syekh Asnawi, Abdul Jabar, Abuya Dimyati, wisata DM Tirta Persada, dan Pantai Pandan.
“Itulah tempat-tempat yang diperkirakan akan menjadi tujuan utama wisatawan,” ujarnya.
Rahmat menjelaskan bahwa kunjungan wisata di Pandeglang masih didominasi wisatawan Nusantara.
Sementara itu, destinasi seperti Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon lebih banyak menarik wisatawan internasional.
“Dari data kunjungan sebelumnya, wisatawan yang datang ke Pandeglang masih mayoritas dari dalam negeri. Sedangkan Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon masuk dalam kategori wisata internasional,” jelasnya.
Ia menambahkan, faktor cuaca, terutama saat musim hujan, bisa mempengaruhi jumlah kunjungan wisata.
“Saya imbau tetap waspada, karena libur Lebaran ini masih dalam suasana musim hujan. Jika cuaca tidak bagus, sebaiknya tunda dulu aktivitas wisata demi keselamatan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan wisatawan untuk selalu mengecek perkiraan cuaca melalui informasi resmi dari BMKG.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











