SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Mulai 15 April 2025 pukul 00.00 WIB, tarif Tol Tangerang–Merak resmi naik. Penyesuaian tarif ini bervariasi, tergantung jarak tempuh dan nilai rupiah per kilometer. Kabar ini pun langsung ramai diperbincangkan warga, terutama pengguna tol harian.
Salah satunya Andra, warga Kota Serang yang bekerja di Jakarta. Ia mengaku cukup merasa terbebani dengan kenaikan ini, meski nominalnya tak terlalu besar.
“Kalau yang buat tiap hari, lumayan memberatkan,” ujarnya.
Di media sosial, kolom komentar akun Instagram resmi @astratoltamer juga dipenuhi respons dari netizen. Banyak yang menyuarakan keluhan, terutama soal kualitas jalan yang belum sebanding dengan tarif yang naik.
Akun @rohmantoro menuliskan, “Kualitas jalan dan fasilitas yang didapat pengendara pengguna tol harusnya juga ditingkatkan. Kondisi jalan masih banyak lubang, sama tolong belajar cara menambal jalan agar lebih halus antara aspal/corcoran baru dengan yang lama, jangan hanya asal tambal.”
Tak jauh berbeda, pemilik akun @al_guntorooo ikut melayangkan kritik. Ia menyayangkan tidak adanya peningkatan layanan meski tarif naik.
“Tarif doang naik, fasilitas nggak ada perubahan. Payah!” tulisnya.
Namun tak semua komentar bernada negatif. Ada juga yang tetap menerima kenaikan tarif, asalkan dibarengi dengan peningkatan pelayanan. Salah satunya akun @dayat.faslach.
“Mohon, Min, tarif naik tidak masalah, mohon jalannya lebih diperhatikan. Masih banyak jalan yang berlubang dan bergelombang. Dan untuk kendaraan besar, mohon ditertibkan. Semua lajur dipakai truk-truk besar, tetap saja bikin lambat dan macet laju kendaraan,” tulisnya.
Editor: Merwanda











