LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Kondisi jalur ruas jalan Cipanas-Ciparay yang sebelumny tertutup longsor akhirnya kembali bisa di lalui kendaraan roda dua dan empat pada, Sabtu 3 Mei 2025.
Diketahui hujan deras yang terjadi pada Rabu 30 April 2025 lalu, membuat tebing setinggi 15 meter longsor dan menutup badan jalan yang menjadi penghubung Kecamatan Lebak dengan Kecamatan Cipanas.
Akses jalan tersebut juga merupakan akses menuju wisata negeri di atas awan atau Gunungluhur. Saat kendaraan sudah bisa melalui jalan dengan normal dan lancar.
“Alhamdulillah akses jalan dari arah Cipanas menuju Warung Banten ataupun sebaliknya sudah dapat dilalui kendaraan R2 maupun R4,” kata Refei Camat Lebakgedong kepada Radarbanten.co.id, Sabtu 3 Mei 2025.
Camat juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang sudah membantu membersihkan material longsor di ruas jalan Cipanas-Ciparay.
“Demikian atas semua bantuannya kepada semua pihak saya ucapkan terimakasih,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizky Pratama menyebutkan bahwa curah hujan yang tinggi menjadi sebab longsor yang terjadi di Keamatan Lebakgedong.
“Kejadian akibat dari hujan deras yang berdurasi cukup lama mengakibatkan satu rumah terdampak rusak berat. Karena rumah tertimpa material longsoran,” kata Febby.
Febby menghimbau warga di sekitar lereng bukit untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah tersebut.
“Tetap berhati-hati dalam beraktivitas karena kondisi cuaca masih ekstrem, untuk saat ini situasi dalam kondisi kondusif,” pungkasnnya.
BPBD Lebak memastikan dalam bencana tragis kejadian tersebut tidak ada korban jiwa hanya menimbulkan kerusakan yang cukup parah. Warga diminta tetap waspada dan berhati-hati dengan kondisi yang masih ekstrem.











