PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Nomor WhatsApp (WA) palsu yang menggunakan foto Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang, Asep Rahmat, digunakan oleh orang tak dikenal. Nomor tersebut diduga untuk melakukan penipuan.
Plt Kabid Bina Marga pada DPUPR Pandeglang, Andrian Wisudawan, membenarkan pencatutan nomor WhatsApp palsu yang mengatasnamakan Asep Rahmat.
“Iya betul, itu saya dapat informasinya dari bagian sekretariat,” kata Andrian saat dihubungi, Minggu, 4 Mei 2025.
Andrian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya jika ada pihak yang mengaku sebagai pejabat DPUPR melalui pesan WhatsApp.
Ia meminta agar informasi semacam itu dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak yang berwenang.
“Intinya, kalau ada pejabat atau mengaku dari Dinas PUPR yang menghubungi, sebaiknya konfirmasi dulu ke Sekretaris PUPR atau ke saya, terutama kalau sifatnya umum,” jelasnya.
Oleh karena itu, masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap nomor WhatsApp yang mencatut nama dan foto Kepala DPUPR Pandeglang, Asep Rahmat.
Ia menegaskan bahwa nomor tersebut bukan milik Kepala DPUPR Pandeglang.
“Ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menjanjikan pembangunan jalan dan sebagainya. Jadi mohon dikonfirmasi ulang kalau menerima pesan seperti itu,” kata Andrian.
Andrian menjelaskan, modus yang digunakan pelaku penipuan biasanya menyasar pengusaha, pemborong, atau kepala desa dengan iming-iming proyek jalan atau perbaikan infrastruktur.
“Kalau ke pengusaha atau pemborong, biasanya menjanjikan pekerjaan. Jadi itu bohong, hoaks kalau ada yang seperti itu,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan kembali kepada semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah tergiur oleh tawaran yang tidak jelas asal-usulnya.
Menurutnya, seluruh proyek yang dikelola DPUPR, baik dari daerah maupun pusat, harus melalui prosedur resmi tanpa pungutan atau fee apa pun.
“Masyarakat, khususnya kontraktor dan kepala desa, kalau menemukan hal serupa, segera laporkan agar tidak ada lagi yang dirugikan,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











