PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 1.470 pegawai non-ASN di lingkungan Pemkab Pandeglang akan mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II. Mereka sebelumnya belum sempat mengikuti seleksi tahap awal.
Kepala BKPSDM Kabupaten Pandeglang, Didin Pahrudin, mengatakan bahwa seleksi PPPK tahap II diperuntukkan bagi peserta yang sebelumnya tidak ikut seleksi karena berhalangan atau gagal dalam seleksi CPNS.
“Jadi mereka ini yang sebenarnya memenuhi syarat untuk ikut seleksi PPPK, tapi waktu itu ikut CPNS dan gagal, atau ada yang sakit dan berhalangan. Nah, mereka diberikan kesempatan di tahap II ini,” ungkap Didin pada Selasa, 6 Mei 2025.
Dari total 1.470 peserta tersebut, rinciannya adalah 509 untuk formasi guru, 72 tenaga kesehatan, dan 889 tenaga teknis.
Tes seleksi PPPK tahap II ini akan digelar dengan pengawasan ketat untuk menjamin proses yang transparan dan akuntabel. Hal ini dilakukan guna menghasilkan seleksi yang terpercaya dan bebas kecurangan.
Didin Pahrudin, menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti seleksi tahap II adalah mereka yang memiliki masa kerja minimal dua tahun dan tidak sempat mengikuti seleksi tahap I.
“Setelah tes dilakukan, nanti tinggal menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat, juklak dan juknisnya seperti apa prosesnya,” kata Didin.
Seleksi ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang diselenggarakan langsung oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), seperti pelaksanaan sebelumnya.
Sementara itu, peran BKPSDM Pandeglang hanya pada tahap seleksi administrasi dan pendampingan teknis selama proses berlangsung.
“Kita hanya dampingi mulai dari pemeriksaan perlengkapan hingga pengabsenan peserta,” jelasnya.
Tes PPPK tahap II dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yaitu pada Sabtu, 10 Mei 2025; Minggu, 11 Mei 2025; dan Senin, 12 Mei 2025.
Didin pun berharap, seluruh peserta bisa hadir dalam kondisi sehat dan sudah melakukan persiapan dengan baik.
“Bisa hadir mengikuti tes dalam keadaan sehat, dan tentunya sudah membekali diri dengan belajar soal-soal CAT yang kemungkinan akan keluar dalam tes,” tutupnya.
Editor: Agus Priwandono











