SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten terus melakukan inovasi dalam menambah layanan kesehatan untuk warga Banten. Kali ini dengan menambahkan layanan bunker radioterapi dan kemoterapi.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, dr. Ati Pramudji mengatakan, bunker ini diperuntukan untuk melayani masyarakat Banten, khususnya mereka yang menderita penyakit kanker.
“Tentunya kita ingin bagaimana menurunkan beban penyakit dan juga beban kematian terhadap penderita kanker yang ada di Banten, menginggat penyakit menjadi penyebab kematian terbesar ke dua di Indonesia,” ujarnya, Jumat 9 Mei 2025.
Seperti yang diketahui, jumlah penderita kanker sendiri terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Berdasarkan data yang diperoleh, perbulan April 2025 ini saja terdapat 472 kasus kanker baru yang diderita oleh warga Banten.
Peningkatan kasus kanker ini tentu menjadi perhatian bersama, mengingat kanker menjadi penyebab kematian terbesar kedua setelah penyakit jantung.
Direktur Utama Banten dr Danang Hamsah Nugroho mengatakan, dengan telah diresmikannya bunker ini, pihaknya sudah siap untuk memberikan pelayanan berupa kemoterapi bagi warga Banten yang menderita kanker.
“Layanan kemoterapi ini sudah berjalan, dan siap untuk melayani masyarakat khususnya mereka yang kurang mampu,” kata Danang.
Untuk layanan radioterapi, kata Danang, akan mulai beroperasi setelah pihaknya menerima hibah peralatan dari Kementerian Kesehatan. “Insy Allah tidak akan lama, kita pun sudah sampaikan kesiapannya kepada Kementerian,” pungkasnya.
Editor : Aas Arbi











