PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 2,3 juta orang pada 2025. Target tersebut ditetapkan untuk mendorong peningkatan sektor pariwisata di wilayah Pandeglang.
Kepala Disparbud Pandeglang, Rahmat Zultika, mengatakan target kunjungan wisatawan pada 2024 sebelumnya ditetapkan di angka 2,2 juta, namun realisasinya mencapai 2,4 juta kunjungan.
“Tahun ini kami targetkan 2,3 juta wisatawan bisa datang ke Pandeglang,” ungkapnya, pada Minggu, 11 Mei 2025.
Meski menargetkan 2,3 juta kunjungan, Rahmat mengungkapkan bahwa objek wisata yang dikelola langsung oleh Disparbud hanya Pemandian Cisolong dan Pemandian Cikoromoy, yang keduanya milik Pemerintah Daerah (Pemda).
Dari dua objek wisata itu, Disparbud mencatat pendapatan sekitar Rp695 juta per tahun.
“Cikoromoy sekitar Rp50 jutaan, kalau tahun ini kan belum selesai,” jelasnya.
Untuk 2025, Disparbud Pandeglang menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,07 miliar. Rahmat menyebut pihaknya sedang menyiapkan beberapa langkah strategis, termasuk melanjutkan kerja sama di Pemandian Cisolong dan proses lelang untuk pengelolaan yang lebih optimal.
Selain itu, Rahmat mengungkapkan ada rencana pengembangan di Rest Area Cigeulis.
“Kita masih menunggu pembebasan lahan di depan area tersebut. Tahun ini pembebasannya dilakukan oleh DPKPP Pandeglang,” tuturnya.
Rahmat Zultika menyatakan keyakinannya didukung oleh berbagai program pengembangan destinasi wisata dan promosi pariwisata yang akan lebih gencar di tahun depan.
“Kami optimistis bisa mencapai target 2,3 juta wisatawan dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat,” ujarnya.
Untuk mendukung pencapaian tersebut, Disparbud berencana memperbaiki akses infrastruktur menuju lokasi wisata serta memperkuat kolaborasi dengan pihak swasta guna meningkatkan fasilitas penunjang. Beberapa destinasi unggulan seperti Tanjung Lesung, Ujung Kulon, Pulau Umang, dan lainnya akan jadi fokus utama promosi.
Disparbud juga akan rutin menggelar event budaya dan festival pariwisata untuk menarik lebih banyak pengunjung.
“Kami akan maksimalkan potensi lokal melalui kegiatan yang bisa menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” tambahnya.
Editor: Agus Priwandono











