SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – PT Polyplex Films Indonesia yang merupakan Penanaman Modal Asing dari India tidak mentolerir praktek pungli dalam proses rekrutmen karyawannya.
Hal itu dikatakan oleh Sr. Manager HR PT Polyplex Films Indonesia Raja Armansyah Pasaribu dalam sambutannya terhadap audiensi dari Serikat Buruh ke Polyplex pada tanggal 20 Mei 2025.
“Kita tidak mau praktek percaloan ini terjadi dan kita sedang melakukan bersih bersih terhadap oknum calo yang selama ini berjalan di wilayah perusahaan PT. Polyplex Films Indonesia baik rekrutmen langsung ke Polyplex maupun rekrutmen ke outsourcing yang bekerja di wilayah kerja Polyplex,” katanya.
Ia menilai, praktik percaloan dalam rekrutmen ini sangat tidak baik, selain merugikan pencari kerja, juga merugikan nama baik perusaahan. “Oknum ini sedang dalam proses laporan kepolisian dan kita berharap pihak kepolisian mampu mengungkap kasus ini sehingga bisa menjadi pelajaran bagi semua perusahaan di wilayah Serang dan Banten,” ujarnya.
Ia mengatakan, oknum dari luar perusahaan yang menjadi calo tenaga kerja tersebut bekerja dengan cara profesional dan melibatkan pihak internal perusahaan. Sehingga, perusahaan menindak tegas dengan sudah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) beberapa bulan lalu.
“Tidak mudah memang untuk melakukan bersih bersih ini, karena praktek pungli seperti ini sudah berjalan beberapa tahun belakangan dan mereka melakukannya dengan strategi yang jitu sehingga tidak diketahui oleh banyak pihak” tegasnya.
Raja menegaskan, kepada semua pihak bahwa dalam proses rekrutmen di Polypex tidak ada pungutan biaya apa pun. Ia pun meminta apabila ada praktik percaloan agar segera dilaporkan ke pihak perusahaan.
“Semua gratis dan semua harus melalui test perusahaan, mengatasnamakan punya orang dalam yang mampu menjamin dapat memasukkan seseorang bekerja di Polyplex, maka jangan dipercaya dan mohon untuk melaporkan secara langsung ke kita,” tambahnya.
PT Polyplex Films Indonesia juga mendapat dukungan dari MUI Cikande untuk bersih bersih dari pungli. Kiyai Aan yang juga Ketua Syuriah PCNU Cikande mengatakan mendukung upaya Polyplex dalam bersih bersih dari pungli karena pungli tidak sesuai dengan syariat Islam.
Editor: Abdul Rozak











