LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Diduga depresi, seorang calon jemaah haji asal Kabupaten Lebak Saripudin Masdupi (62) warga Kecamatan Bojongmanik, menolak diberangkatkan ke tanah suci Mekkah. Padahal Saripudin sudah tiba di bandara Soekarno Hatta.
Syarifudin tersaftar sebagai calon jemaah haji dengan pemeberangkatan klomook terbang (Kloter) 52 yang berangkat pada 23 Mei 2025.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lebak, Halimatussadiah membenarkan adanya seoramg jemaah haji yang batal berangkat, karena menolak saag telah toba di ruang tunggu Bandara Soekarno Hatta.
“Iya, tiba-tiba pak Syarifudin enggak mau berangkat. Kendati kami sudah berupaya membujuknya. Karena tetap enggak mau berangkat kita sudah pulangkan kepada pihak keluarga,” katanya, Senin 26 Mei 2025.
Dia mengatakan, kondisi fisik Syarifudin dalam keadaan sehat berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan. Karena, sebelum berangkat para calon jemaah haji mesti menjalani tes kesehatan. “Depresi sepertinya,” singkatnya.
Sebelumnya Bupati Lebak Hasbi Jayabaya melepas 569 jemaah haji yang tergabung dalam dua kloter di Pendopo Pemkab Lebak.
Pemberangkatan pertama pada 22 Mei 2025 sebanyak 176 orang tergabung dalam kloter 49 dan pemberangkatan kedua pada 23 Mei sebanyak 393 orang tergabung dalam kloter 52.
Editor: Abdul Rozak











