LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Aktivitas tambang pasir di Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, telah menyebabkan kerusakan lahan warga sekitar. Aktivitas tambang pasir di Kecamatan Cimarga dan sekitarnya menjadi perhatian serius bagi masyarakat Lebak dan pemerintah setempat.
Dampak tambang pasir di Desa Jayasari sangat merugikan warga sekitar karena adanya perusakan lahan warga sekitar. Kondisi aktivitas tambang pasir bahkan sudah merusak lahan pemukiman warga serta merusak perkebunan warga.
Harda Belly, Koordinator Perkumpulan Pemuda Keadilan, yang telah menyatakan terkait dampak tambang pasir tersebut. Ia menegaskan akan melakukan pengawalan atas kasus kerusakan lahan warga yang disebabkan oleh aktivitas penambangan di Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak.
Menurutnya, warga sangat dirugikan karena tanahnya tidak bisa digarap lagi karena rusak akibat aktivitas penambangan pasir tersebut.
“Ini persoalan yang menyangkut keberlangsungan hidup warga, lahan yang harusnya menjadi tempat mencari nafkah, sekarang tidak lagi bisa digarap karena rusak akibat penambangan pasir oleh PT Mulya Kuarsah Anugrah,” kata Harda kepada RADARBANTEN.CO.ID, saat dihubungi melalui telepon, Senin 26 Mei 2025.
Aktivis yang akrab disapa HB ini, mengungkap telah mengirimkan surat audiensi ke bupati Lebak untuk mencarikan solusi terhadap persoalan yang sedang dihadapi warganya.
Sebelumnya, sudah ada pertemuan dengan pihak Pemkab Lebak yang diwakili oleh ASDA 1 Bapak Al Kadri, Kepala Dinas Perizinan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak.
“Menindaklanjuti dari pertemuan awal antara warga dan perwakilan Pemkab Lebak, saya pikir ada harapan besar terkait solusi terhadap warga yang merasa dirugikan karena lahannya rusak,” ungkapnya.
Namun, kata HB, bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya harus turun langsung menyelesaikan masalah yang terjadi terhadap warganya.
“Surat audiensi kedua ini harus diterima langsung oleh Pak Hasbi sebagai bupati agar bisa menjadi penengah antara warga yang dirugikan dengan PT Mulya Kuarsah Anugrah,” tegasnya.
HB yakin dengan gaya kepemimpinan Hasbi Asyidiki Jayabaya yang dinilai dekat dengan masyarakat akan mampu memberikan solusi terbaik.
“Sampai saat ini saya masih yakin bapak Hasbi merupakan bupati yang merakyat karena saya melihat dari media sosial, beliau ini sangat cepat tanggap jika ada permasalahan di Lebak. Semoga surat kedua yang sudah dikirimkan akan segera mendapatkan respon yang baik, masih menunggu mungkin saja beliau masih mengatur jadwal yang tepat,” tandasnya.
Reporter : Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











