PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID-Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengunjungi ruang kelas 2 SDN Cikayas 3, Desa Cikayas, Kecamatan Angsana yang atap plafonnya ambruk karena merupakan bangunan lama. Adapun waktu kejadian atap plafon ruang kelas 2 SD Negeri Cikayas 3, Desa Cikayas, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Senin, 2 Juni 2025 dini hari sekira pukul 02.23 WIB.
Beruntung peristiwa tersebut terjadi malam hari sehingga tidak ada siswa maupun guru menjadi korban tertimpa atap bangunan.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani yang menerima laporan tersebut langsung bergerak cepat mengunjungi SDN Cikayas 2 serta memerintahkan pejabat Disdikpora serta Asda I Setda Pandeglang Doni Hermawan agar segera memperbaiki atap plafon yang ambruk.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan, kalau kemarin dirinya mendapatkan laporan terkait dengan runtuh plafon di ruangan kelas 2 SDN Cikayas 3.
“Makanya ibu langsung datang hari ini ingin melihat langsung dan ternyata benar,” katanya di SDN Cikayas 3, Desa Cikayas, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Selasa, 3 Juni 2025.
Bupati Dewi meminta, kepada Kabid dan Kasi Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang agara segera memperbaikinya.
“Pak Kabid dan Pak Kasi tolong segera dibereskan ya, bagaimana caranya agar anak-anak bisa segera mengisi ruang ini,” katanya.
Selain ruang kelas yang ambruk, Bupati Dewi meminta, ruangan lain yang rusak juga agar segera diperbaiki. Diusulkan pada data Dapodik.
“Jadi nanti harus di input ke data Dapodik-nya. Karena nanti usulan harus disesuaikan dengan data Dapodik, pokoknya segera supaya dibereskan,” katanya.
Sebelumnya, Ketua Forum Komunikasi Kampung Siaga Bencana (KSB) Provinsi Banten Beni Madsira mengatakan, pagi hari ini ia Kampung Siaga Bencana melakukan monitoring dan pantauan setelah tadi pagi mendapatkan laporan ada salah satu atap plafon ruangan SDN Cikayas 3 yang ada di Kampung Bejod, Desa Cikayas, Kecamatan Angsana ambruk.
“Ini adalah ruang kelas 2 SD, ambruknya sekira pukul 02.WIB dini hari. Nah ini kondisinya masih berantakan,” katanya.
Beni mengucapkan, syukur, waktu kejadian malam hari. Sehingga tidak sampai ada korban.
“Kami sudah melaporkan kepada Bupati dan Wakil Bupati. Ini bangunan lama tapi memang atap gentengnya sudah bolong , mudah-mudahan ini bisa dijadikan pelajaran untuk lebih hati-hati ketika melihat kondisi bangunan sudah lama,” katanya.
Kepala SDN Cikayas 3, Dewi Setiawati mengatakan, pasca ambruk ruang kelas tidak bisa digunakan lagi untuk kegiatan belajar mengajar.
“Ambruknya plafon karena sudah rapuh dan bangunan sudah lama. Untuk sementara siswa kelas 2 belajar gabung dengan kelas lainnya,” katanya.
Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi mengaku, turut prihatin atas ambruknya atap ruang kelas SDN Cikayas 3.
“Kami sudah menerima laporannya dan akan masuk dalam skala prioritas diperbaiki tahun ini,” katanya.
Reporter: Purnama
Editor: Agung S Pambudi











