SERANG, RADARVANTEN.CO.ID – Gubernur Banten, Andra Soni, menyatakan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran di Banten. Sejumlah program pun sudah diluncurkan sebagai pilar fondasi dalam mengatasi dua masalah itu.
Salah satunya melalui Program Sekolah Gratis untuk tingkat SMA/SMK dan Skh swasta. Program ini untuk memastikan setiap warga Banten mendapatkan haknya untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas.
Ada juga Program Sarjana Penggerak Desa yang memberikan beasiswa bagi para calon mahasiswa berpresitasi di pelosok daerah agar dapat berkuliah.
Andra meyakini jika pendidikan yang berkualitas akan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), sehingga masalah kemiskinan maupun pengangguran bisa diselesaikan.
“Pembangunan Banten akan terus berjalan. Yang penting adalah memastikan masyarakat merasakan dampaknya secara langsung. Itu tujuan utama kami: pelayanan publik yang nyata dan merata,” kata Andra, Senin, 2 Juni 2025.
Ia menegaskan, pemenuhan pelayanan dasar merupakan tugas dari Pemprov Banten. Andra ingin setiap programnya dapat berdampak secara nyata kepada masyarakat Banten.
Makanya, pihaknya melakukan efisiensi anggaran guna memastikan setiap pagu anggaran dari APBD Banten dapat berpihak kepada masyarakat Banten.
“Efisiensi anggaran yang kami lakukan bukan untuk penghematan semata, tapi agar bisa dialihkan ke program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” kata Andra.
“Salah satunya adalah pembangunan jalan desa. Meski belum terealisasi dalam 100 hari ini karena proses penganggaran, kebijakan dan perencanaan sudah kami siapkan,” sambungnya.
Dikatakannya, sejak hari pertama memimpin, dirinya berkomitmen menjalankan pemerintahan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Ia mencontohkan percepatan pengoperasian dua rumah sakit yang selama ini terbengkalai sebagai bentuk nyata pelayanan langsung kepada warga.
“Kami mendorong percepatan operasional dua rumah sakit milik provinsi yang sebelumnya belum dimanfaatkan. Salah satunya sudah berdiri tiga tahun, tapi belum melayani masyarakat. Ini kami kebut agar masyarakat segera merasakan manfaatnya,” jelasnya.
Selain sektor kesehatan, Andra menyoroti pentingnya efisiensi anggaran untuk mendukung program pembangunan yang berdampak langsung, seperti peningkatan infrastruktur desa melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).
Editor: Agus Priwandono











