KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Maraknya aktivitas di media sosial diiringi dengan meningkatnya berbagai modus penipuan online yang menyasar masyarakat.
Mulai dari penipuan belanja daring, undian palsu, hingga penyalahgunaan identitas melalui akun tiruan, warga diminta untuk semakin waspada dan tidak mudah tergiur tawaran menggiurkan.
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, masyarakat diajak lebih cermat dan berhati-hati dalam beraktivitas di ruang digital.
Peningkatan kewaspadaan dinilai penting guna meminimalkan risiko menjadi korban kejahatan siber yang kian beragam modusnya.
Kepala Diskominfo Kota Tangerang Mugiya Wardhany menuturkan, literasi digital menjadi kunci utama untuk melindungi diri dari penipuan online.
Selain itu, edukasi kepada keluarga dan lingkungan sekitar juga perlu terus dilakukan agar kesadaran bersama dapat terbentuk.
“Dengan kewaspadaan dan kehati-hatian bersama, diharapkan masyarakat dapat beraktivitas di media sosial dengan aman, nyaman, dan bijak,” ujarnya, Jumat 9 Januari 2026.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada tawaran hadiah, diskon besar, atau keuntungan instan yang disertai permintaan data pribadi maupun transfer dana.
Keaslian akun penjual, instansi, atau individu yang menghubungi juga perlu diperiksa secara teliti, termasuk riwayat aktivitas dan identitasnya.
Selain itu, masyarakat diminta tidak sembarangan membagikan data pribadi seperti nomor KTP, rekening, kode OTP, maupun kata sandi kepada siapa pun.
Transaksi keuangan sebaiknya dilakukan melalui platform dan metode pembayaran resmi yang memiliki sistem keamanan dan perlindungan konsumen.
Warga juga diingatkan untuk waspada terhadap tautan mencurigakan yang meminta login ulang atau data pribadi.
Jika menemukan akun atau konten yang terindikasi penipuan, masyarakat diimbau segera melaporkannya melalui fitur pelaporan di media sosial atau kepada pihak berwenang.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











