PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Banten Satker PJN wilayah 1 PPPK 1.3 Provinsi Banten melalui PT Bangun Cipta Azima Mandiri akan melakukan pembongkaran jembatan Cirokoy di jalan nasional ruas Pandeglang-Labuan di Desa Sukasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang.
Sebelum dibongkar, PT Bangun Cipta Mandiri membangunkan jembatan bailey atau jembatan sementara terbuat dari panel baja untuk bisa dilintasi kendaraan.
Jembatan bailey yang dibangun dapat dilintasi kendaraan dari satu arah. Sehingga harus diberlakukan sistem buka tutup dari arah Pandeglang maupun sebaliknya dari arah Labuan.
Berdasarkan papan informasi terpasang di lokasi proyek, biaya proyek pembangunan penggantian jembatan Cirokoy sebesar RpRp3.985.268.000. Dengan waktu pengerjaan selama 150 hari kalender.
Adapun kontraktor pelaksana PT Bangun Cipta Azima Mandiri merupakan kontraktor yang sebelumnya membangun Tanjakan Bangangah di ruas Mengger-Caringin.
Salah satu warga Desa Sukasari, Suherman mengatakan, jembatan Cirokoy ini akan dibongkar total.
“Mau diganti bangunan baru. Karena jembatan Cirokoy ini merupakan bangunan lama yang konon sudah mulai mengalami kerusakan pada bagian pondasi,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin, 23 Juni 2025.
Suherman menjelaskan, dari informasi diterimanya jembatan Cirokoy, awalnya mulai dibongkar pada hari Senin, 22 Juni 2025. Namun karena alat berat belum datang jadi dilakukan penundaan.
“Katanya sih dibongkar hari Rabu (25 Juni 2025). Tapi enggak tahu juga ya, yang jelas setelah jembatan lama dibongkar maka arus lalu lintas dialihkan ke jembatan sementara,” katanya.
Kasat Lantas Polres Pandeglang, IPTU Surya Muhammad mengatakan, jembatan mau dibongkar, rencana dari pelaksana akhir Juni.
“Awalnya pelaksanaan pembongkaran dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2025. Namun ditunda menunggu jembatan sementara siap digunakan,” katanya.
Ketika nanti, dilakukan pembongkaran dan terjadi macet maka akan diberlakukan buka tutup jalan.
“Dan pengalihan arus lalu lintas,” katanya
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











