SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Rencana Pemerintah Kota Serang untuk menghadirkan layanan Kereta Rel Listrik (KRL) hingga wilayah Serang mendapat tanggapan dari Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Jakarta dan Banten.
Kepala Seksi Prasarana BTP Wilayah Jakarta, BG Kunto menyebutkan, jalur Rangkasbitung–Merak memang sudah tercantum dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional, termasuk rencana pembangunan jalur ganda dan elektrifikasi.
“Desain untuk jalur ganda Rangkasbitung–Merak sebenarnya sudah siap. Tapi kalau Pemkot Serang ingin memprioritaskan KRL lebih dulu, itu memungkinkan. Namun, tetap harus diawali dengan kajian teknis seperti studi kelayakan (FS),” ujar Kunto, Kamis, 26 Juni 2025.
Ia menjelaskan, setelah FS selesai disusun, penyusunan Detail Engineering Design (DED) bisa dilakukan dalam waktu sekitar satu tahun. Selanjutnya, proses konstruksi diperkirakan akan memakan waktu dua tahun.
“Kalau dihitung dari sekarang, proyek ini berpotensi terealisasi pada tahun 2029. Tapi semuanya tetap bergantung pada hasil FS, apakah proyek ini benar-benar layak dijalankan atau tidak,” jelasnya.
Menurut Kunto, kajian awal sangat penting untuk memastikan bahwa proyek KRL ini tidak hanya layak secara teknis dan finansial, tetapi juga dapat menjawab kebutuhan transportasi masyarakat di wilayah Banten.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agung S Pambudi











