SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Pemerataan pembangunan nampaknya masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang panjang bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Sebab, di tahun 2025 yang saat ini sudah serba cangih dan modern ini, ternyata masih terdapat rumah warga Banten yang belum terairi listrik.
Mereka seperti masih hidup di era 80 an, dimana saat itu listrik masih sulit didapati.
Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Banten Andra Soni.
Katanya, masih terdapat warga di wilayah Lebak Selatan yang kini belum terairi listrik.
“Kami masih mencatat masih ada rumah tangga yang belum teraliri listrik,” kata Andra Soni dalam kegiatan Electrifying Lifestyle Vaganza Lomba Memasak dengan Kompor Listrik di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Jl KH. Brigjen Syam’un No.5, Kota Serang, pada Jumat 18 Juli 2025.
Hal ini tentu menjadi perhatian serius bagi pihaknya. Sebab, listrik merupakan sarana vital dalam menunjang setiap aktivitas masyarakat.
“Kami telah berupaya untuk mendapatkan akses dan kemudahan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang belum mendapatkan aliran listrik,” jelasnya.
Saat ini, Pemprov Banten bekerjasama dan berkolaborasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) mewujudkan net zero emission, salah satunya melalui penggunaan kompor listrik.
Pemerintah Indonesia targetkan net zero emission pada tahun 2060.
“Kita harus mendorong ini bisa dimasifkan dan kita sama-sama mengkampanyekan. Agar tujuan kita untuk beralih kepada listrik, baik mobil listrik maupun alat-alat memasak atau kompor listrik ini bisa dijalankan dan masif di Provinsi Banten,” katanya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











