LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Anggota Komisi X DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa menegaskan agar siapapun jangan bermain-bermain terkait penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Hal tersebut ditegaskannya usai serah terima program PIP di SDN 2 Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Selasa 12 Agustus 2025.
“Dalam kesempatan ini saya juga pastikan kepada penerima PIP, kepada pihak sekolah, kepada tim juga bahwa Adde Rossi Khoerunisa tidak ada potongan satu rupiah pun,” tegas politisi Golkar ini, saat berada di SDN 2 Kaduagung Barat.
Ia mengajak kepada masyarakat agar melaporkannya jika ada menemui oknum yang memotong dana PIP. Menurutnya penyaluran PIP harus diberikan sebagaimana mestinya.
“Jadi kalau ada oknum misalnya yang tadi mengaku-ngaku sebagai tim advokasi yang tidak minta potongan, wajib untuk dilaporkan,” kata Adde.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa dana PIP diberikan untuk membantu mereka yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Ada empat prioritas kebutuhan PIP diberikan kepada penerima.
“Ya, sama saja karena kebutuhan atau peruntukan dana PIP itu hanya untuk empat, untuk peralatan sekolah, untuk transportasi, untuk uang jajan dan untuk les-les,” tuturnya.
Adde Rosi menambahkan, di luar empat prioritas dana PIP tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi oleh sejumlah oknum tidak bertanggung jawab.
“Di luar itu tidak boleh adanya pemotongan karena ini adalah hak untuk mereka. Rp450.000 per semester untuk anak SD, kemudian SMP dan SMA ini berbeda rupiahnya,” pungkasnya.
Reporter : Nurandi
Editor: Agung S Pambudi










