LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya didampingi Wakil Bupati Amir Hamzah serta Forkopimda menghadiri Dialog Publik yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lebak pada Senin, 1 September 2025 bertempat di Gedung PGRI Kabupaten Lebak.
Dalam dialog tersebut, hadir narasumber yakni unsur Forkompimda Lebak di antaranya Bupati Lebak, Kapolres Lebak, Dandim 0603 Lebak, Kajari Lebak dan Ketua DPRD Lebak.
Bupati Lebak Hasbi Jayabaya menyampaikan bahwa saat ini kondisi Kabupaten Lebak kondusif. Ini merupakan komitmen pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan Forkopimda.
“Para ulama, mahasiswa, para tokoh, para organisasi kemasyarakatan pemuda, organisasi masyarakat serta seluruh lapisan masyarakat lainnya, tetap mengedepankan kesantunan dan kearifan dalam mengaspirasikan pendapat publiknya,” kata Hasbi kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa 2 September 2025.
Ia menambahkan, bahwa aksi demonstrasi dapat memicu suasana tidak kondusif. Menurutnya, aksi tersebut dapat memicu hal tidak baik terhadap Kabupaten Lebak.
“Karena jika kondisi tidak kondusif, tidak akan ada investor yang datang ke Kabupaten Lebak” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolres Lebak, AKBP Herfio Zaki, mengatakan bahwa Dialog ini menjadi wadah untuk menyerap aspirasi sekaligus meneguhkan komitmen menjaga situasi Lebak tetap aman dan kondusif.
“Alhamdulillah seluruhnya hadir, Forkopimda, Bupati, Wakil Bupati, semuanya Forkopimda, ada Bu Ketua DPR juga hadir, sampai ke asda-asdanya juga hadir. Ini bentuk kita mau menerima masukan atau aspirasi dari teman-teman semua,” tutur Zaki.
Dialog Publik yang dibuka secara resmi oleh Bupati Lebak ini diikuti oleh mahasiswa serta organisasi masyarakat se-Kabupaten Lebak. Kegiatan ini sebagai wadah masyarakat untuk bertukar pikiran untuk menjaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Lebak.











