• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Kolaborasi Lintas Pihak Dorong Mangrove Banten Jadi Model Nasional Rehabilitasi Pesisir

Nurbaeti by Nurbaeti
Rabu, 17 September 2025 19:01
in Berita Utama, Umum
0
Kolaborasi Lintas Pihak Dorong Mangrove Banten Jadi Model Nasional Rehabilitasi Pesisir

Untirta berkolaborasi lakukan pemanfaatan Open Street Map untuk pemetaan partisipatif ekosistem mangrove di Provinsi Banten.

0
SHARES
231
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) bersama Yayasan Kehati, PT Asahimas Chemical, HOT OSM Asia-Pasific dan Yayasan Lestari Alam Kita (SALAKA) menggelar Training of Trainer (ToT) pemanfaatan Open Street Map untuk pemetaan partisipatif ekosistem mangrove di Provinsi Banten, Rabu 17-18 September 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Faperta Untirta), Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten.

Berlangsung selama dua hari kedepan, pelatihan tersebut diikuti oleh civitas akademika Faperta Untirta, PT. Asahimas Chemical, Yayasan KEHATI, Humanitarian Open Street Map Team, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten, Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, Dinas Perikanan Kabupaten Serang, Loka PSPL Serang, dan Yayasan SALAKA.

Pelatihan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Prodi Perikanan Untirta Sakinah Haryati. Dalam sambutannya ia menegaskan pentingnya pengelolaan mangrove secara ilmiah, kolaboratif, dan berkelanjutan.

“Mangrove merupakan ekosistem strategis yang harus dijaga, khususnya di Banten. Melalui pelatihan ini, kita berharap para peserta dapat memperoleh manfaat baik secara ekologi maupun ekonomi,” ujarnya.

Pemanfaatan Open Street Map dinilai penting untuk memperbarui data kondisi mangrove secara partisipatif dan transparan. Informasi tersebut nantinya bisa dimanfaatkan untuk monitoring, evaluasi, serta pengambilan kebijakan berbasis data terbuka.

Ketua pelaksana Adi Susanto menjelaskan, penanaman mangrove telah dilakukan di beberapa titik, mulai dari Desa Panimbangjaya, Mekarsari, Kertamukti, Cigorondong hingga Ujungaya.

“Total hingga 2024 sudah 8 hektare. Tahun 2025 ini kita lebih pada pemeliharaan karena tantangan besar berupa gelombang tinggi di Selat Sunda sejak akhir tahun lalu hingga awal tahun ini,” jelasnya.

Selain penanaman, kegiatan ini juga disertai pelatihan pemetaan partisipatif menggunakan Open Street Map. Menurut Adi, langkah ini penting untuk menyusun basis data mangrove Banten yang valid dan bisa diakses publik.

“Harapannya nanti kita punya data induk kondisi mangrove, bukan sekadar angka, tapi data yang sesuai fakta di lapangan,” ujarnya.

Program Manager Kelautan Yayasan KEHATI, Toufik Alansar, menegaskan komitmen Perusahaan yang akan berfokus pada kolaborasi nyata di lapangan.

“Targetnya bukan hanya menanam, tapi memastikan ada keberlanjutan. Mangrove ini investasi jangka panjang untuk melawan perubahan iklim dan menyejahterakan masyarakat pesisir,” tegasnya.

Mangrove dengan total luas 8 Hektar telah ditanam di dua kecamatan yang berada di Kabupaten Pandeglang, yakni Kecamatan Panimbang dan Kecamatan Sumur. Wilayah tersebut menjadi wilayah yang rawan gelombang tinggi dan tsunami. Kehadiran mangrove dinilai sangat strategis sebagai pelindung alami.

Sementara itu, perwakilan PT Asahimas Chemical, Nendi Pebriadi, menyebut komitmen perusahaan dalam mendukung rehabilitasi mangrove di Pandeglang sudah berjalan sejak lima tahun terakhir. Selain fungsi ekologi, mangrove juga memberi manfaat ekonomi.

“Kami tidak ingin sekadar seremoni. Saat ini kami sudah menanam sekitar delapan hektar mangrove dan mengembangkan inovasi berbasis hasil mangrove, seperti keripik jeruju, garam kesehatan, hingga pengolahan sampah plastik menjadi batako,” jelasnya.

Selain sebagai benteng alami menghadapi ancaman gelombang tinggi dan tsunami di Selat Sunda, mangrove juga diyakini memiliki potensi besar menyerap karbon serta menjadi habitat berbagai biota laut. Karena itu, para pihak berharap program ini dapat menjadi model percontohan nasional dalam rehabilitasi ekosistem pesisir berbasis sains, teknologi, dan partisipasi masyarakat.

Reporter: Nur Baeti Genrb/ Eko Fajar A
Editor: AGung S Pambudi

Tags: fakultas pertanian untirtaHOT OSM Asia-Pasific dan Yayasan Lestari Alam KitaKEHATIKolaborasiMangrovePT Asahimas ChemicalSALAKASerangToTUntirta
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ada 126 Ruang Kelas Rusak Berat di Kabupaten Serang

Next Post

Inovasi Penggiling dan Sensor IR Angkat Standar Mutu UMKM Bakso Ikan Kota Serang Banten

Next Post
Inovasi Penggiling dan Sensor IR Angkat Standar Mutu UMKM Bakso Ikan Kota Serang Banten

Inovasi Penggiling dan Sensor IR Angkat Standar Mutu UMKM Bakso Ikan Kota Serang Banten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Turnamen Mobile Legend Wali Kota Cup 2026

Walikota Cilegon Robinsar Siap Sukseskan Turnamen Mobile Legend Wali Kota Cup 2026

by Adam Fadillah
Sabtu, 15 Agustus 2026 16:46
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Walikota Cilegon Robinsar menyatakan kesiapannya mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Turnamen Mobile Legend Wali Kota Cup 2026. Ajang...

10 bedeng kontrakan terbakar

10 Bedeng Kontrakan di Sukmajaya Cilegon Terbakar, Diduga akibat Korsleting Listrik

by Adam Fadillah
Sabtu, 15 Agustus 2026 16:42
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID — Sebanyak 10 bedeng kontrakan permanen di Lingkungan Kranggot Jabalintang, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, terbakar pada...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.