SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat ternyata belum sepenuhnya dinikmati oleh seluruh sekolah di Kota Serang. Untuk mempercepat distribusi sekaligus memastikan kualitas pelaksanaan di lapangan, Pemkot Serang berencana membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus.
Langkah ini diungkapkan oleh Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang, Yudi Suryadi, yang menyebut bahwa arahan pembentukan Satgas sebenarnya sudah dikirimkan oleh kementerian sejak akhir Juli 2025. Namun Pemkot baru menerima informasi resminya sekitar dua pekan lalu.
“Surat sudah masuk ke Pak Sekda, insyaallah hari Selasa kita akan rapatkan bersama OPD terkait dan instansi vertikal. Jadi nanti semua pihak bisa terlibat secara menyeluruh,” ujarnya, Kamis, 18 September 2025.
Yudi menjelaskan bahwa Satgas ini akan bekerja lintas instansi dengan tugas utama mempercepat pemerataan program makanan bergizi ke seluruh sekolah.
“Masih ada sekolah yang belum menerima program ini, makanya Satgas dibentuk untuk mempercepat distribusi,” kata Yudi.
Lebih dari sekadar distribusi, Satgas juga akan fokus pada pengawasan mutu, evaluasi infrastruktur, serta peningkatan sinergi antarinstansi.
“Kami akan melakukan evaluasi sekolah mana saja yang belum dapat, termasuk SPPG (Sentra Penyedia Pangan Gizi) mana yang belum berjalan optimal,” jelasnya.
Selain pengawasan teknis, Satgas juga akan menyusun rencana kerja berbasis data dan masukan dari masyarakat serta pihak sekolah.
“Masukan dari masyarakat maupun sekolah akan dijadikan bahan perbaikan dalam pelaksanaan program,” katanya.
Program MBG menjadi salah satu prioritas nasional dalam upaya mengurangi stunting dan meningkatkan kualitas gizi anak sekolah. Namun, di banyak daerah, implementasinya belum seragam. Langkah cepat Pemkot Serang membentuk Satgas ini menjadi ujian awal komitmen daerah dalam menyukseskan program strategis nasional.
Editor : Merwanda











